IKLAN

Kamis, 16 Januari 2014

#1 Hari 1 Ayat Hari Ke-9: "Jangan Mengambil Milik Orang Lain"


       Assalamualaikum wr wb....

     Hai sobat, pernahkah kamu mendengar istilah kemaruk, serakah, tamak, loba? Istilah-istilah tersebut kurang lebih artinya sama, menggambarkan sifat seseorang yang menginginkan sesuatu lebih banyak untuk dirinya sendiri. 

       Dalam kehidupan sehari-hari kita kadangkala bertemu dengan orang yang memiliki sifat demikian. Mereka mungkin tak menyadari apa yang dilakukan itu adalah hal yang tak semestinya dikerjakan. Mengambil milik orang lain padahal itu bukan miliknya.

        Sebagaimana yang diriwayatkan dalam Alquran sebagai berikut:
      
"Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui."

(Al-Baqarah/2:188)

       Ayat di atas sesungguhnya adalah pedoman bagi kita agar dalam hidup ini terhindar dari perbuatan bathil yang dilarang agama. Mengambil milik orang lain adalah suatu perbuatan dosa yang tidak diperkenankan Allah SWT.

           Alkisah ada sebuah contoh seperti cerita di bawah ini...

       Dalam masyarakat  kita tentu pernah mendengar cerita tentang perseteruan sebuah keluarga gara-gara warisan. Dimana ada ahli waris yang semestinya mendapatkan bagian harta peninggalan orangtua namun tidak diberikan. Sebaliknya ada yang tidak berhak atas warisan tersebut nyatanya dia mendapatkan harta warisan yang bukan haknya. Sehingga kejadian tersebut memicu perselisihan antar keluarga besar. Bahkan keluarga tersebut terlibat permusuhan sehingga memutuskan tali silaturahmi.

       Astagfirullahal'adzim.... Sungguh harta benda telah membutakan keluarga itu. Mereka telah melakukan perbuatan melanggar aturan agama.  Padahal Allah SWT telah berfirman janganlah kita saling memakan harta sesama dengan jalan yang bathil.

       Mari sobat, dengan sisa masa yang entah sampai kapan kita mendiaminya untuk selalu mawas diri dan tafakur. Agar kita semua senantiasa dapat berfikir dan menimbang-nimbang mana yang baik dan mana yang buruk. Perbuatan baik kita tingkatkan, jauhkan yang dilarang agama. Keep the spirit high untuk meraih kebajikan di dunia...!!!
    
  

          

2 komentar:

  1. subhanAllah, semoga kita termasuk hamba2 yang selalu bersyukur atas pemberian Allah SWT sehingga kita tidak masuk golongan kemaruk ya mba!

    BalasHapus
  2. @Siti Aisah: semoga demikian Mbak... makasih ya dah mampir ke blog ini...

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...