IKLAN

Jumat, 24 Juli 2015

Tips Mudah Cara Merawat Pakaian Batik


gambar dipinjam dari SINI


Bagi penggemar batik tentunya banyak mengoleksi busana berbahan batik ya.. Begitu juga diriku, sangat suka batik. Menurutku yang menjadi daya tarik batik adalah corak dan motifnya yang cantik. Beragam motif batik dari berbagai daerah membuat corak dan motifnyapun berbeda. Salah satu jebis batik yang aku suka adalah Batik Keris.

Beberapa jenis batik terbuat dari bahan khusus sehingga harganyapun menjadi lebih mahal. Agar batik yang kita miliki tidak cepat pudar dan lusuh ikuti tips mudah merawat batik seperti ini:

1. Cucilah pakaian batik dengan cairan khusus yang dibuat untuk bahan berjenis batik. Cairan khusus ini dapat dibeli di tempat-tempat khusus atau galeri pakaian batik. Harganya tidak terlalu mahal koq, cuma duapuluhribu rupiah satu botol. Cara mencucinya, rendam pakaian batik dalam ember berisi air. Lalu tuangi cairan khusus tadi sesuai petunjuk. Jangan terlalu lama merendamnya agar motif dan coraknya tidak berubah.

2. Setelah itu jemurlah di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Gantung di tempat yang teduh agar warnanya tidak pudar. Pada saat menjemur pakaian batik harus dibalik, sebelah dalam pakaian harus berada diluar saat dijemur.

3. Gosoklah pakaian batik pada sisi sebelah dalam jangan menggosok pakaian batik pada sisi luar. Cara menggosok seperti ini akan membuat pakaian batik itu tetap cerah warnanya. 

4. Bila belum dipakai gantunglah pakaian batik dalam lemari pakaian dengan menggunakan gantungan yang berbahan plastik tebal, jangan memakai gantungan yang terbuat dari kawat. Cara ini agar terhindar dari kaitan yang menyebabkan pakaian batik itu robek atau tersangkut.

Nah...itulah tips singkat dariku, semoga bermanfaat ya... 




12 komentar:

  1. Kalau mau awet, batik emang ribet ya perawatannya. Tapi ya emang cantik sih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak..perlu perawatan khusus agar batik bisa awer, apalagi batik tulis..

      Hapus
  2. sangat bermanfaat nih tipsnya mbak kebetulan aku juga punya banyak baju batik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atas atensi dan kunjungannya ya Mbak Prana Ningrum..

      Hapus
  3. setujuuu banget mak sama tipsnya..

    oia, kalo aku malah jarang nyetrika batik mak, soalnya biasanya engga kusut (padahal sih males aja) hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bahannya bagus biasanya batik tidak terlalu kusut setelah dicuci.. Bisa juga menggosoknya pada lapisan luar tetapi dialasi pakai saputangan tipir Mbak..

      Hapus
  4. Balasan
    1. ohh..pake lerak ya? Kalo aku beli yg sdh dalam kemasan botol, lebih praktis dan mudah ditemukan jualannya di gerai2 batik Mbak..

      Hapus
  5. Waah dapat ilmu baru tentang mrawat batik :) makasi ya mbak Rita

    BalasHapus
  6. Cairannya itu berbusa nggak Bu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cairanya agak berbusa bila dikocok2..tapi tdk licin spt busa sabun..

      Hapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...