IKLAN

Minggu, 09 Agustus 2015

Cara Cermat Memilih Tabungan Anak



Pepatah lama berbunyi:  "Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit." Pepatah tersebut bermakna bahwa upaya apapun dan sekecil apapun bila dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil. Demikian kira-kira perumpamaan yang dapat disamakan artinya dengan kegiatan menabung.

Menurut istilah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menabung berarti menyimpan uang baik itu yang dilakukan di celengan, di kantor pos ataupun di bank. Nah, sejatinya kegiatan menabung ini mestinya diajarkan kepada anak-anak sejak usia dini. Hal ini untuk membiasakan diri mereka agar terbiasa disiplin dalam mengelola keuangan hingga mereka dewasa. 

Ada beberapa kiat mudah agar anak-anak terbiasa menabung. Berikut ini kiat mudah menularkan energi positif kepada anak-anak agar gemar menabung:

1. Belikan celengan yang bentuknya lucu-lucu. Misalnya celengan ayam-ayaman yang terbuat dari tanah liat, celengan kaleng dengan lukisan tokoh super hero atau lukisan boneka cantik. Biasanya anak-anak lebih berminat dengan barang-barang unik yang menarik perhatiannya. 

2. Ajari si anak menabung sebagian uang jajannya di dalam celengan. Misal, dalam satu hari si anak mendapat uang jajan duaribu rupiah, maka yang dipakai jajan hanya seribu rupiah. Sisa seribu rupiah dimasukkan kedalam celengan. Agar si anak rutin menabung dan menyisihkan sebagian uang jajannya, siapkan dulu uang pecahan seribu rupiah. Sehingga tak ada lagi alasan bagi si anak untuk malas menabung di celengannya.

3. Setiap beberapa bulan, misal tiga bulan sekali, ajak si anak untuk menghitung isi celengannya. Lakukan bersama-sama dengan si anak menghitung berapa uang yang terkumpul. Bila sudah mendapatkan jumlahnya, ajak si anak menabungkannya kembali ke bank terdekat. Nah, untuk itu perlu membuka tabungan anak di bank.

Seperti yang kulakukan pada dua keponakan kecilku Rafi dan Aldi, usia 6 dan 7 tahun. Setiap hari mereka dibekali uang jajan oleh ibu mereka. Adakalanya mereka menghabiskan uang jajan dan dibelikan dengan jajanan yang belum tentu terjamin kesehatannya. Kadangkala uangnya dibelikan dengan aneka mainan yang dijual oleh penjaja mainan di emperan sekolahnya. Melihat fenomena ini aku agak prihatin, bagaimana ya agar mereka mau menyisihkan uang jajannya sehingga ada yang bisa ditabung setiap harinya?

Yups.....akhirnya aku membeli dua buah celengan plastik untuk mereka. Aku berfikir bagaimana ya caranya agar mereka tertarik menabung di celengan itu? Seketika ideku muncul. Aku menyuruh mereka menuliskan nama di secarik kertas dan menempelkannya di celengan masing-masing. Ternyata mereka bersemangat sekali dan merasa memiliki celengan itu. Sipp....berhasil sudah aku mengenalkan cara menabung sejak dini pada kedua keponakanku, Rafi dan Aldi.

Upss...tugasku tak hanya sampai di sini. Bagaimana kelak bila mereka beranjak remaja, barangkali mereka ogah ya menabung secara konvensional seperti ini? Mereka perlu dikenalkan lebih lanjut dengan produk perbankan, misal menabung di bank. Nah...olehkarenanya aku membutuhkan informasi yang tepat mengenai produk tabungan anak.

Ini lho...celengan Rafi dan Aldi

Beruntung sekarang ini kita dengan sangat mudah bisa mengakses berbagai informasi secara online. Misalnya nih, aku saat ini membutuhkan informasi tentang produk tabungan anak. Kalau mau bergerilya dari bank ke bank akan membutuhkan waktu yang tak sedikit ya. Mana bisa ya soalnya aku juga kerja koq. Nah, sambil nyantai sore hari seperti ini aku bisa online dan mencari informasi tentang produk tabungan anak yang kubutuhkan. Setelah aku googling aku menemukan situs cermati.com. 

Caranya mudah koq! Buka situs cermati.com. Lalu  klik tabungan. Setelah itu klik simpanan, pilih tabungan, lalu pilih tabungan anak. Nah, dari situs tersebut akan keluar tampilan berupa informasi berupa berbagai produk tabungan anak. Kita tinggak memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Mudah bukan?




14 komentar:

  1. Caranya bisa diterapkan ke adekku nih. Dia suka jajan, jadi sulit nabung, hehe :D Mumpung masih SMP, jadi pengin ajarin kebiasaan baik :D Makasih sharingnya, mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba...gak ada salahnya ngajarin kebiasaan baik pada anak2 mumpung masih belia utk menanamkan sifat2 yg positif...

      Hapus
  2. zaman digital ini, memang serba mudah ya mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupa...benar sekali Mba...jaman digital memudahkan kia utk mengakses segala informasi yg kita butuhkan..

      Hapus
  3. wah...siap2 nih buat anakku ntar..makasih sharenya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Mba.. Mksh kembali atas kunjunganya..

      Hapus
  4. idenya bagus nih mbak mengenalkan anak pada kebiasaan-cinta menabung sejak dini. Pengin aku terapkan sekarang deh :) SUkses untuk kontesnya ya :)

    BalasHapus
  5. Anak saya sudah saya ajari nabung di celengan, sejak kecil tapi yang namanya jajan teteeep aja. Jajannya ndak diluar sich, tapi ngambilin dagangan emaknya :).



    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...namanya juga anak2 ya Mba..
      kudu pelan2 ngajarinnya.. Ntar lama2 si anak ngerti sendiri koq..

      Hapus
  6. Cermati ini memang lengkap sekali ya mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali Mbak.. Byk info keuangan di Cermati..

      Hapus
  7. Anakku juga kubukain tabungan sendiri2 mak, selain udah kubuatkan tabungan pendidikan yang ngga bisa diambil dalam jangka waktu tertentu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sipp...Mbak .. Baguslah itu..jadi anak2 sdh ada bekal dana agar bisa melanjutkan pendidikan yg lebih tinggi ya Mbak..

      Hapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...