IKLAN

Minggu, 26 Agustus 2018

Pembangunan Infrastruktur Untuk Menunjang Kelancaran Lalu-Lintas


       Suatu kawasan akan berkembang dengan pesat apabila jalur lalu-lintas di sana lancar. Untuk memperlancar arus lalu-lintas tentu saja harus didukung oleh infrastruktur yang menunjang. Dalam hal ini pembangunan prasarana infrastruktur jalan harus menjadi prioritas utama. Prasarana infrastruktur jalan yang baik akan membuka suatu kawasan agar bisa diakses bagi masyarakat.



       Tengok saja di daerah terpencil, dimana akses menuju ke sana sulit dicapai. Hal ini disebabkan bisa saja lantaran akses jalan menuju ke kawasan tersebut buruk. Buruknya kondisi jalan menjadi penyebab utama suatu kawasan menjadi terisolir. Kondisi suatu kawasan menjadi terisolir tak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu perhatian dari pemerintah untuk membangun infrastruktur yang baik sebagai penunjang agar kawasan tersebut cepat berkembang.

       Saya jadi teringat dengan kampung halaman, dimana untuk menuju ke sana sudah sangat lancar. Kampung saya dilintasi oleh jalan provinsi, yaitu jalan yang dilalui oleh armada bus antar kabupaten maupun antar provinsi. Beruntung kampung saya dilalui jalan provinsi,  sehingga akses menuju kota maupun sebaliknya bisa ditempuh dalam waktu 3 jam saja.

       Waktu saya masih kecil, untuk menuju ke kampung agar lancar hanya bisa menggunakan jalur sungai. Kami mesti menumpang kapal motor atau speedboat. Kenapa menggunakan jalur sungai? Apakah tidak bisa ditempuh dengan jalur darat untuk mencapai kampung halaman? Sebetulnya bisa ditempuh melalui jalur darat. Hanya saja kondisi jalan saat itu belum sebaik sekarang ini. Dulu, jalan menuju kampung halaman saya kondisinya masih memprihatinkan. Jalannya sempit, dan kondisinya masih banyak berlubang sana-sini. Itu dulu lho, waktu saya masih seumuran anak SD. Sekitar 40 tahun yang lalu. Duh, yang saya ceritakan ini kondisi jalan 40 tahun yang lalu, berarti kondisinya sudah lama sekali ya? 

      Pemerintah setempat dari tahun ke tahun selalu memperhatikan pembangunan infrastruktur untuk pengembangan suatu kawasan. Banyak dibangun akses jalan yang baru, sehingga untuk menuju suatu kawasan bisa ditempuh dengan berbagai alternatif jalan. Kondisi jalan yang sudah adapun tak luput dari perhatian pemerintah. Banyak juga jalan-jalan yang rusak kondisinya diperbaiki kembali. Sehingga fungsi jalan sebagai urat nadi perekonomian benar-benar bisa digunakan oleh masyarakat luas.

       Dulu, uwak dan paman saya sering mondar-mandir dari kampung ke kota untuk berdagang. Kebetulan uwak dan paman saya berdagang sandang pangan untuk kebutuhan sehari-hari. Di kampung mereka membuka warung yang menjual kebutuhan pokok. Dulu, arus lalulintas belum selancar seperti sekarang ini, sehingga membuka peluang bagi uwak dan paman saya untuk berdagang kebutuhan sandang pangan di kampung. Warung tersebut selalu ramai pembeli. Maklum saja, dengan kondisi kampung halaman yang jauh jangkauan dari keramaian kota, masyarakat di kampung berbelanja kebutuhan pokok di warung milik uwak dan paman. Bila dagangan sudah mulai habis, uwak dan paman mesti membeli penggantinya di kota. Mereka waktu itu membawa barang kebutuhan pokok dari kota ke kampung menggunakan kapal motor atau speedboat. Bayangkan betapa merepotkan, bukan?

       Kini, penduduk di kampung bisa dengan mudahnya mondar-mandir dari kota ke kampung, lalu balik lagi dalam satu hari yang sama. Itu karena arus lalu-lintas sudah lancar lantaran infrastruktur jalan yang sudah sangat baik. Kondisi seperti ini harus disyukuri, karena dengan demikian akan terbuka akses yang baik bagi suatu kawasan untuk lebih berkembang.

         
       Itu salah satu contoh perubahan dimana pembangunan infrastruktur yang baik akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat. Contoh yang lebih besar lagi adalah pembangunan infrastrukur LRT sebagai penunjang kelancaran lalulintas pendukung kegiatan Asian Games di Palembang. Yups, seperti yang kita ketahui bahwa Asian Games 2018 yang berlangsung tanggal 18 Agustus - 02 September 2018 diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Tentunya akan banyak sekali tamu-tamu dari luar negeri se-Asia akan datang ke Jakarta dan Palembang. 


Stasiun LRT di Bandara SMB II Palembang

        Nah,untuk mendukung suksesnya perhelatan akbar olahraga tingkat Asia ini, pemerintah membangun sistem transportasi yang lebih modern, yaitu LRT (Light Rail Transit). LRT merupakan moda transportasi modern sama seperti yang ada di luar negeri. LRT adalah kereta api ringan pengangkut penumpang yang terdiri dari beberapa beberapa gerbong. Keistimewaan LRT ini karena terbuat dari konstruksi baja ringan. Alhamdulillah, LRT pertama di Indonesia ada di kota Palembang, menyusul di Jakarta. Sebagai warga kota Palembang tentunya saya turut bangga dong dimana sistem transportasi di kota saya sudah modern, sama seperti negara-negara maju di luar negeri.

       Saat Asian Games 2018 digelar, atlet-atlet dan ofisial dari negara peserta menggunakan LRT dari bandara menuju wisma atlet di kawasan Jakabaring. Tak ada kendala untuk urusan lalu-lintas peserta Asian Games, lancar jaya deh!  Bila teman-teman ingin merasakan nyamannya naik LRT, yuk main ke Palembang. Nikmati sensasi naik kereta ringan pertama yang ada di Indonesia. 
      

10 komentar:

  1. Makin maju aja teknologi dengan adanya LRT ini :) Semoga dikota-kota lain juga ada ^^

    BalasHapus
  2. Keren, jadi kayak ada di negara-negara maju ya ...

    BalasHapus
  3. Seru ya bu, makin maju kota Palembang

    BalasHapus
  4. Semoga makin maju terus ya bu pembangunan infrastruktur kita

    BalasHapus
  5. pembangunan Infrastruktur idealnya terus berlanjut dan dilengkapi yaaa mba

    BalasHapus
  6. Kan jadi pengen main ke Palembang. Keren ya, LRT itu, jadi dari bandara menuju Wisma Atlete, enggak perlu bingung mau naik apa.

    BalasHapus
  7. kereta ringan pertama? wah jadi penasaran nih mb. Sukses Asian Games 2018!

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah ya kalau lancar. Berbenah berkat Asian Games.

    BalasHapus
  9. Keren euy Palembang sudah ada LRTnya. Semoga nanti kota lain juga menyusul

    BalasHapus
  10. setuju, infrastruktur harus jadi prioritas utama biar distribusi pangan pun merata ya mbak

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...