IKLAN

Selasa, 18 September 2018

5 Gunung di Jawa Yang Cocok Bagi Pendaki Pemula


       5 Gunung di Jawa yang Cocok Bagi Pendaki Pemula. Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan pesona alamnya. Bahkan ketenaran pesona alam Indonesia gaungnya sudah sampai ke mancanegara. Karena itulah banyak wisatawan asing yang berkunjung ke beberapa destinasi wisata Indonesia. Tak hanya wisatawan asing, wisatawan lokal juga tak kalah heboh mengunjungi destiasi favorit masing-masing. Memang saat ini sudah menjadi gaya hidup era milenial untuk berlibur dan mengunjungi destinasi wisata favorit.pulau

       Alam Indonesia memiliki tempat-tempat yang eksotik yang beragam bentuknya. Ada pantai-pantai indah yang tersebar  dari ujung barat hingga timur Indonesia. Ada juga danau-danau yang menyuguhkan pemandangan alam sekitar yang indah. Bahkan dataran tinggi berupa bukit dan pegunungan melengkapi kekayaan pesona alam yang memikat. 



       Yang terakhir disebut ini bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi beberapa  kelompok maasyarakat untuk menaklukan puncaknya. Bagi pecinta alam yang gemar dengan alam pegunungan, mereka mengalokasikan waktu khusus untuk mendaki gunung favorit. Ada kebanggaan tersendiri ketika berhasil mendaki dan berada di puncak gunung. Oase kebahagian menyebar ke seluruh tubuh. Keinginan untuk mendaki gunung dan mencapai puncaknya adalah salah satu impian saya dan teman-teman-teman. Kami berniat mendaki gunung Bromo untuk melihat sunrise yang memikat. Walaupun sampai saat ini keinginan untuk ke Bromo masih belum terealisasi, tapi tetap menjadi catatan untuk mewujudkannya.

       Nah, selain gunung Bromo yang ketenarannya sudah meluas, masih banyak gunung-gunung lainnya yang bisa menjadi alternatif untuk pendakian. Bagi seorang pendaki pemula, ada baiknya menjajal terlebih dahulu gunung-gunung dengan ketinggian sedang. Ada beberapa yang bisa menjadi alternatif, seperti berkut ini:

1.Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat

       Gunung Papandayan memiliki ketinggian 2665 mdpl, terletak di kabupaten Garut Jawa Barat. Gunung ini menjadi salah satu gunung favorit para pendaki pemula. Pesona alamnya sangat memikat, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki. Di tempat ini banyak terdapat kawah. Diataranya adalah Kawah Mas, Baru, Nangklak dan Manuk. Bagi penggemar bunga edelweis, tempat ini pas sekali untuk berburu bunga abadi tersebut. Bahkan tempat ini menjadi salah satu tempat favorit untuk hunting foto di kawasan hutan mati.




       Tak butuh waktu lama untuk mendaki gunung Papandayan. Hanya butuh waktu 4-5 jam saja, pendaki sudah bisa menaklukkan gunung Papandayan. Kontur alamnya kombinasi landai dan naik. Pokoknya seru deh pastinya kalau bisa menaklukkan gunung ini. Saat melakukan pendakian, nanti akan kita temukan beberapa pos pemberhentian. Di pos tersebut kita bisa istrahat sejenak untuk mengisi perut atau ngopi sejenak.

       Lalu para pendaki dapat melanjutkan naik dan beristirahat di pos selanjutnya, hingga dapat mencapai puncak. Para pendaki harus berhati-hati karena sering turun kabut yang bisa menghalangi pandangan. Duh, terbayang nih begitu eksotiknya panorama gunung Papandayan. Saya belum kesampaian ke tempat ini, sudah didului oleh dua ponakan saya yang masih kecil, Aldy dan Akbar. Dua krucil ini bahkan memamerkan foto mereka yang tampak bahagia saat berhasil mendaki. Duh, kalah dong Bude-nya! hehe..


2. Gunung Andong di Magelang, Jawa Tengah
       Ada yang sudah pernah sampai dan mendaki gunung Andong? Gunung yang terletak di kabupaten Magelang ini menjadi incaran para pendaki pemula. Letaknya yang tidak terlalu jauh dari gunung Merbabu menjadi favorit bagi para pendaki pemula. Ibaratnya, sekali mendayung bisa dua tiga pulau terlampaui. Bila kondisi fisik sedang fit danprima, serta telah dipersiapkan dengan baik, maka bisa banget sekali trip menyusuri pendakian ke dua gunung ini. Butuh waktu sekiatr 3 jam untuk mendaki gunung Andong. Dengan ketinggian 1726 dari permukaan laut, gunung Andong banyak diminati para pendaki pemula.
   
3. Gunung Penanggungan di Mojokerto, Jawa Timur
       Gunung ini dikenal juga dengan sebutan Pawitra. Letaknya beradadi perbatasan Mojkerto dan Pasuruan, provinsi Jawa Timur. Gunung Penanggungan sering disebut juga dengan miniatur gunung Semeru. Kenapa? Puncaknya yang mirip sekali dengan puncak gunung Semeru. Itulah alasannya mengapa gunung Penanggungan disebut dengan miniatur gunung Semeru. Gunung Penanggungan menjadi favorit pendaki pemula  yang bissa ditempuh dengan waktu sekitar 3 jam. Ada 3 jalur pendakian yang bisa dilalui, yaitu mulai dari desa Tamiajeng, Jolotundo dan Trawas. Ini adalah rute favorit para pendaki pemula karena medan yang tidak terlalu sulit.

4. Gunung Ungaran di Semarang, Jawa Tengah
       Gunung Ungaran terletak di Semarang, Jawa Tengah. Untuk mencapai puncaknya, para pendaki pemula bisa menempuh waktu sekitar 4 jam melalui jalur Jimbara. Gunung Ungaran memiliki 3 puncak, yaitu Gendol, Botak dan Ungaran. Medan tracking untuk mencapai puncak gunung tidak terlalu sulit, sehingga gunung Ungaran memjadi salah satu favorit bagi para pendaki.

5. Gunung Lemongan di Lumajang, Jawa Timur.
       Gunung Lemongan berada di desa Papringan, Klakah, Lumajang provinsi Jawa Timur. Ketinggian gunung ini 1676 mdpl dari permukaan laun. Jalur tracking untuk mencapai puncaknya tidak terlalu ekstrem. Oleh karena itu gunung Lemongan menjadi salah satu gunung favorit bagi para pendaki pemula. Jalur pendakian bisa dimulai dari Pesanggrahan Mbah Citro, ini merupakan rumah mendiang juru kunci gunung Lamongan. Lalu dari sini para pendaki bisa melanjutkan pendakian menuju pos Watu Gede. Para pendaki akan menemukan medan jalanan berbatu dan berasir. Ada juga tanjakan yang harus ditempuh para pendaki. Itulah sensasi yang bisa dialami para pendaki pemula sebelum mencapai puncak gunung Lemongan.


       Nah, itulah 5 gunung dengan ketinggian sedang yang bisa ditaklukkan oleh para pendaki pemula. Bagaimana, apakah teman-teman tertarik melakukan pendakian dan mencapai puncaknya? Yuk kita segera agendakan, agar bisa menikmati sensasi berada di puncak gunung. Lalu kita bisa menikmati pesona keindahan alam sekitar saat berada di puncak gunung.

6 komentar:

  1. Wah menarik ini. Saya sering melarang anak naik gunung karena saya sendiri kurang tahu informasi tentang gunung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa berlatih sedikit2 naik gunung yg rendah dulu..

      Hapus
  2. Ini buat saya aman nggak ya, takut naik gunung, cepet ngos-ngosan soale, hehehee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo udah ngos2an jangan dipaksa naik Mba.. Hehe..

      Hapus
  3. Cuma pernah ke papandayan aja. Sekarang pingin ke andong yg deket, tapi masih dalam tahap ngerayu suami :)

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...