IKLAN

Selasa, 16 Oktober 2018

Cara Mudah Menemukan Kehangatan dan Kesegaran dengan Sari Jahe


       Melakukan perjalanan melancong ke tempat-tempat indah di muka bumi ini adalah salah satu impian saya. Tak perlu jauh-jauh melancong ke luar negeri untuk menikmati destinasi wisata favorit. Di dalam negeri kita sendiri banyak sekali destinasi favorit yang tak kalah indah dan menarik untuk dinikmati.




Sunrise di Bromo, indah banget!


        Salah satu destinasi favorit dan impian yang pengen banget saya datangi adalah Bromo. Yups, siapa yang tak kenal dengan Bromo? Ketenaran Bromo bahkan sampai ke manca negara lho! Eits, ada apa gerangan dengan Bromo? Bromo tak hanya menyajikan panorama alam pegunungan semata. Yang paling menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bromo adalah untuk menikmati panorama saat mentari mulai terbit. Yesss.. ! Sunrise adalah surganya Bromo. Banyak wisatawan berbondong-bondong ke Bromo untuk menyaksikan keindahan sunrise-nya yang konon indah sekali.

       Maka, ketika saya berkesempatan untuk melancong ke Bromo, rasanya bahagia sekali. Impian untuk ke Bromo menyaksikan sunrise bakal terwujud. Terbayang dalam benak saya  begitu bahagianya bisa melihat sunrise di ketinggian puncak Bromo.

      Dan.... hari yang ditunggu-tunggu tibalah jua. Kamis, 11 Oktober 2018 yang lalu, saya terbang ke Surabaya. Bersama dengan tiga teman lainnya, saya ke Surabaya menyusul empat teman yang sudah lebih dulu menunggu di sana. Kami tiba di hotel tempat teman menginap di sana jam 1 siang. Setelah menitipkan ransel, kami berkeliling-keliling sekitar Tunjungan Plaza untuk mengisi perut. 

      Sesuai rencana, pukul 11 malam kami akan dijemput oleh supir  mobil elf yang telah dihubungi sebelumnya. Hmm, masih cukup lama waktunya sehingga saya dan teman-teman yang lain bisa berpuas-puas jalan-jalan seputaran Tunjungan. Selain itu kami mencoba beberapa kuliner khas di sana, Rawon Setan dan Ice Cream Zangrandi. 

     Janji dengan supir mobil elf ternyata tepat waktu. Pas jam 11 malam, rombongan kami berdelapan orang bersiap-siap memulai petualangan tur midnight menuju Bromo. Dari Surabaya, mobil yang akan mengajak kami berpetualang bergerak melewati kota Probolinggo. Setelah melewati kota Probolinggo, mobil elf yang kami tumpangi melanjutkan perjalanan menuju Bromo.


 Gembira berssama melihat sunrise di Bromo

       Spot pertama yang akan kami singgahi adalah Penanjakan. Di tempat ini nantinya kami akan melihat sunrise. Spot kedua, kami akan diajak singgah ke Bukit Teletubbies. Tempat ini menyajikan pemandangan padang savana yang menghijau. Spot ketiga adalah menuju Kawah Bromo. Dan terakhir, spot keempat adalah mendaki bukit menuju Kawah Bromo.

       Begitulah, rute yang kami tempuh. Kami sangat menikmati perjalanan dari satu spot ke spot yang lainnya. Dari merasakan jalanan yang berliku dan berkelok, melalui medan dataran berpasir, hingga mendaki anak tangga menuju Kawah Bromo. Semuanya kami tempuh dan lalui dengan enjoy. Sepanjang perjalanan kami merasakan aura bahagia menikmati panorama keindahan sunrise, padang savana, dan Kawah Bromo.

     Perjalanan ke Bromo ibaratnya sebuah petualangan yang fantastis bagi kami berdelapan. Maklumlah, kami semuanya perempuan yang mandiri penakluk Gunung Bromo, hehe... 


 Akhirnya, sampai juga di kawasan Kawah Bromo


       Setelah berhasil menjangkau semua spot, kami melanjutkan perjalanan pulang menuju bandara Juanda. What? Langsung pulang menuju bandara? Apakah tidak capek, penat dan lelah? Nah, pasti teman-teman ada yang bertanya seperti itu ya? Kalau dibayangkan memang perjalanan yang saya lakukan itu melelahkan. Bayangkan, terbang jauh-jauh dari Palembang menuju Surabaya, lanjut ke Bromo, setelah itu balik lagi menuju bandara untuk pulang. Sebelum balik ke Palembang, kami transit di Jakarta dan menginap satu malam. 

      Tiba di Jakarta pukul 7 malam. Setelah makan malam, tibalah saatnya untuk beristirahat. Selama perjalanan non stop, saya dan teman-teman tidak punya waktu istirahat yang cukup. Paling-paling kami hanya memejamkan mata sejenak selama dalam perjalanan menuju Bromo.

       Malam yang dingin, pastinya kami akan tidur pulas malam ini. Biar tidurnya pulas, saya menghangatkan badan dengan minum Herbadrink Sari Jahe. Minuman ini tersedia dalam kemasan sachet yang higenis. Minuman serbuk jahe instan Ginger Tea pas sekali diminum untuk mengembalikan kehangatan dan kesegaran setelah kelelahan karena banyak beraktivitas. 


 Herbadrik Sari Jahe, minuman menghangatkan dan menyegarkan


       Satu sachet minuman Herbadrink Sari Jahe  memiliki cita rasa yang segar dan hangat. Tak jauh beda ketika kita meminum jamu jahe gendong. Untuk menikmati kehangatan dan kesegaran Herbadrink Sari Jahe, cukup larutkan serbuknya dengan 150 ml air hangat, lalu aduk. Minuman yang hangat dan menyegarkan siap dinikmati.

       Untuk dinikmati sehari-hari, minuman serbuk jahe ini cukup aman. Karena terbuat dari tanaman jahe pilihan yang dioleh secara higenis. Pengolahannya pun mengunakan teknologi di pabrikan. Nah, tunggu apa lagi, selalu sediakan serbuk jahe instan ini di rumah untuk menjaga kondisi badan. Bila tubuh terasa lelah setelah banyak beraktivitas, bisa minum herbadrink sari jahe.


3 varian rasa Herbadrink


       Tersedia juga varian rasa lainnya dari Herbadrink, yaitu Herbadrink Temulawak dan Herbadrink Lidah Buaya. Masing-masing varian ini memiliki kelebihan dan keunggulan. Silakan pilih ingin mencicipi varian yang mana, semuanya minuman serbuk ini sama enaknya untuk dinikmati.

       Bagaimana cara memperolehnya? Gampang banget! Selain tersedia di toko swalayan dan mini market, minuman serbuk ini bisa dibeli melalui online lho!


30 komentar:

  1. Yuhuuu kak Rita seru banget piknik ke Bromo dan sambil bawa Herbadrink ya
    kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuhuu Mba Nurul, sudah diniatkan dari rumah mau bawa Herbadrink biar hangat... Siap mampir ke TKP Mba..

      Hapus
  2. Saat cuaca sedang tidak menentu flu dan tidak enak badan sering saya rasakan. Minuman hangat seperti sari jahe ini cocok jadi teman menghangatkan badan di rumah. Kalau meriang cukup asli murah dan minum seduhan jahe, hemmm... Hangat dan nyaman...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga kalau mau flu minum wedang jahe kayak gini biar flu gak tambah menjadi...

      Hapus
  3. Favorit saya yang Herbadrink Lidah Buaya mba, rasanya pas dan seger banget kalau diminum dingin. Herbadrik Sari Jahe enaknya diminum hangat-hangat atau pas masuk angin 😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang varian Lidah buaya juga enak ya Mba untuk menyegarkan tenggorokan...

      Hapus
  4. Herbadrink ini bikin saya makin penasaran, mau beli ah tar ke minimarket terdekat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo Mba, di swalayan sudah banyak yang jual koq...

      Hapus
  5. Wah kawah bromo seru udah sampai juga aku disini mba. Asyik ya udara dingin dengan sari jahe pas banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tosss Mba, kita samaan ya dah ssampai di Kawah Bromo yang keren itu...

      Hapus
  6. wuaaah perjalanannya seru! aku sambil baca sambil membayangkan ikut perjalanan ke bromo juga loh haha eh nyatanya aku lagi ada di atas kasur huhu. eh iya herbadrink ini praktis yaa. tinggal seduh langsung teguk deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupss, ini memang minuman praktis Mba, tinggal seduh aja jadi deh...

      Hapus
  7. Di tempat dingin seperti di Bromo, minum minuman hangat pas banget yak, biar tambah stamina dan makin kuat jalan-jalannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupss, di tempat dingin memang perlu nih minum minuman penghangat badan...

      Hapus
  8. yuhuuu mba Rita jalan2 terus, seruuu.
    Bener tuh di bromo dingin, nggak tahan saya dinginnua.. cocok ya bawa sari jahe bepergian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Bromo memang dingin banget Mba, tapi udaranya segerrr...

      Hapus
  9. Aku suka semua produknya terutama yang lidah buaya rasanya seger terus buat bab lancar jaya hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang varian Lidah Buaya juga seger, saya juga suka varian yang ini...

      Hapus
  10. Toss sama kita mba.. klau tengah hari panas biasany pakai es batu seger.. kalau malam hari atau hujan bnr bngt minum ini jd hangat

    BalasHapus
  11. dulu sukanya beli di mbok jamu yang suka lewat didepan rumah. Tapi sekarang sepertinya ada yang praktir. Bisa langsung seduh dan jahe hangat siap dihirup bakalan seru nih kayanya. cobain akh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo dicoba Mas Dony... Kalo nungguin Mbok Jamu gak lewat2 bisa sediakan saja Herbadrink Sari Jahe di rumah... Kalo pas pengen tinggal diseduh sama air hangat...

      Hapus
  12. suaraku kan gampang serek, kayanya minum sari jahe bagus ya. apalagi skrg udah ada sari jahe instant, lebih mudah lagi jadi tinggal seduh aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupss, mudah banget bikinnya tinggal seduh sama air hangat...

      Hapus
  13. Setuju banget dengan kalimat : Tak perlu jauh-jauh melancong ke luar negeri untuk menikmati destinasi wisata favorit. Di dalam negeri kita sendiri banyak sekali destinasi favorit yang tak kalah indah dan menarik untuk dinikmati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tosss Mba. . Betul banget Mba, karena di dalam negeri sebetulnya lebih indah dan banyak spot2 wisata yg keren..

      Hapus
  14. Jadi inget waktu masih naik gunung sering bawa aneka minuman penghangat, sari jahe pas buat dibawa menghangatkan tubuh ketika menggunung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minuman penghangat tubuh bisa jadi mood booster agar kembali segar ya Mba..

      Hapus
  15. Aku juga pengen banget ke bromo, tapi belum tercapai. Huhu..


    Btw aku juga uda nyobain tuh herbadrink sari jahe.. Cocok banget diminum pas dingin-dingin. Jahenya berasa banget. Sukaa. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka juga ya Mba dengan cita rasa sari jahe dari herbadrink.. Samaan dengan saya tuh.. 😊

      Hapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...