IKLAN

Sabtu, 24 November 2018

Yuk Gunakan Sosial Media Dengan Bijak dan Cerdas


       Sosial media yang pertama kali saya kenal adalah Facebook. Sekitar tahun 2007 saya mengenal Facebook dari seorang teman kantor, namanya Riki. Teman saya ini memang jago main internet, apalagi main game online dia jago banget. Saya malah kebalikannya, buta sama sekali soal internet. Kalau teman saya ini bercerita seputar dunia internet, saya lebih banyak menyimak dan mendengarkan saja karena saya awam.





       Saat jam senggang, si Riki bercerita perihal Facebook. Katanya, dia menemukan teman lamanya saat SMP yang pernah akrab di hati melalui Facebook. Padalah dia sudah putus kontak sudah cukup lama. Bagaimana si Riki bisa menemukan temannya? Ternyata begini, melalui list friend di Facebook. Belakangan saya baru paham, walaupun kita tidak pertemanan dengan seseorang, tapi kita tetap bisa melihat list friend melalui akun seseorang yang berteman dengan akun kita.

     Ada cerita lucu saat pertama kali bikin akun Facebook. Waktu itu saya mendatangi warung internet langganan yang berada tidak jauh dari rumah. Pemilik warnet tersebut yang notabene adalah tetangga saya juga. Karena masih tetangga, saya tidak malu minta diajarkan cara bikin akun Facebook. Si pemilik warnet membantu saya membuatkan email dan akun Facebook. Setelah siap, saya mulai deh menggunakannya. Kalau diingat-ingat, dulu itu ssaya bego banget soal Facebook karenatidak bisa memainkannya. Di warnet itu saya dibuat bingung sendiri, lantaran seelah saya melirik ke orang-orang di sebelah saya ssangat mahir main facebook. Saya sampai mencuri-curi lirikan, ngintip ke layar mereka, koq tampilannya beda dengan tampilan saya. Haha...

       Seiring dengan makin gencarnya aktifitas media sosial, makin banyak pula bermunculan sosial media baru. Seperti: twitter, instagram, google plus, linkedln, pinterest, path, youtube,dan masih banyak lagi. Saya pun ikut-ikutan bikin akun instagram, twitter, youtube, linkdln, google puls untuk mendukung aktifitas saya sebagai blogger. Sama halnya dengan pengalaman awal bikin akun Facebook, saya juga punya pengalaman lucu ketika pertama kali memainkan sosial media saya yang baru. Namanya juga newbie, saya masih kagok memainkannya, haha.. Ibarat pepatah, bisa karena biasa, akhirnya sekarang saya pun mahir memainkan sosial media saya.

     Nah, belakangan ini saya sering mendengar seputar hoax. Itu lho, berita yang sengaja disebarkan tanpa sumber yang jelas. Penyebar-luasan hoax ini bertujuan untuk membuat situasi yang tidak kondusif karena termakan berita bohong. Sosial modia yang beragam ini seringkali dijadikan sarana untuk menyebar hoax. Ada saja orang yang tidak bijak, ikut-ikutan bikin berita hoax dan menyebar-luaskannya melalui akun sosial medianya.

       Perilaku orang tersebut jelas sangat tidak terpuji, karena berpotensi memecah belah kerukunan. Kita yang awalnya hidup rukun berdampingan, gara-gara terprovokasi berita hoax bisa menjadi saling bermusuhan. Aduh, hangan sampai deh banyak orang yang tidak bijak menggunakan sosoal medianya.

       Sebaliknya, marilah kita menggunakan sosial media yang kita miliki untuk tujuan kebaikan. Seperti kita-kita nih para blogger,  mari bersatu menangkal penyebaran berita hoax. Mari kita bikin status yang membangun dan positi, agar membawa kebaikan dan manfaat bagi link kita.

       Secara pribadi, saya menggunakan sosial media milik saya untuk mensupport kegiatan blogging. Sebagai seorang blogger, punya sosial media seperti instagram, twitter, facebook, youtube itu sepertinya wajib hukumnya ya. Karena blogger identik juga sebagai buzer atau inflencer, yang bertugas membantu brand tertentu agar lebih dikenal luas oleh masyarakat.

       Efek positif mengelola sosial media dengan baik, saya mendapatkan hal-hal sebagai berikut:

1. Makin luasnya link perteman dalam dunia maya
2. Mudah mendapatkan informasi maupun berita teraktual melalui sosial media
3. Menjadi media yang efektif untuk mendapatkan rezeki dan penghasilan

       Nah, itulah sisi positif yang saya rasakan ketika kita bijak dan cerdas mengelola sosial media. Kalau teman-teman bagaimana, sharring juga dong?


3 komentar:

  1. Iya mbak Rita, sekarang memang medsos digunakan untuk banyak hal. Belanja pun sekarang bisa lewat medsos juga. Buat aku sih medsos membantu banget untuk mendapatkan berita terbaru dan nambah teman.

    BalasHapus
  2. Setuju mbak...meski media sosial memberikan dampak buruk bagi penggunanya namun ia mampu membawa manfaat bagi penggunanya. Yang penting kita bijak menggunakannya. Ingat batasan2 mana yg boleh diposting dan mana yg tidak perlu. Serta hrs memperhitungkan waktu. Jangan sampai seluruh waktu kita habiskan untuk menggunakan media sosial...bisa terbengkalai tugas utama kita.

    BalasHapus
  3. Setuju sekali, Mbak Rita. Memang harus bijak bersosial media ya, Mbak.

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...