IKLAN

Sabtu, 09 Desember 2017

Resolusi 2018: Makin Giat Menjemput Rezeki


       Masih terngiang ditelinga saya percakapan dengan suami beberapa bulan yang lalu. Ketika itu kami tengah ngobrolin masa depan pekerjaannya di kantor.

       "Bun, sepertinya perusahaan tempatku bekerja sudah tidak kondusif. Makin banyak yang resign. Kemarin manajer lapangan mengundurkan diri dari kantor, setelah sebelumnya manajer di kebun juga mengundurkan diri," ucap suami saya ketika kami bersantap malam.

       "Kabarnya bakal ada pemutusan kerja untuk beberapa karyawan lapangan," lanjutnya pelan.

        Saya mengerti perasaan suami saya. Cepat atau lambat dia pun bakal resign dari perusahaan yang sudah hampir 5 tahun menjadi tempatnya bernaung. Pasti ada rasa berkecamuk dalam dadanya. Antara resign atau menunggu di-PHK. Menurut suami saya, manajemen internal perusahaan yang kurang baik yang menjadi penyebabnya.

       "Sudahlah Yah, jangan terlalu dipikirkan. Rezeki tak akan kemana. Kalaupun Yayah juga resign nantinya, kita cari pekerjaan lain," saya mencoba menenangkan hati suami. Walaupun hati saya saat itu ikut bergejolak, tapi saya tak mau tunjukkan kegelisahan hati di depan suami.

       "Tak mudah mencari pekerjaan baru. Secara usia tidak muda lagi, Bun," timpal suami saya datar.

       Dan.... ketakutan yang selama ini membayangi diri saya pun akhirnya terjawab. Ketika suatu siang ada WA masuk dari suami. "Bun, tadi Bos dari Jakarta sudah nelpon, kerja di perusahaan berakhir sampai Desember 2017."

       Duarrr! Saya membacanya sambil menahan napas. Bagai disambar petir. Sedih! Akhirnya, berita itu datang juga. Namun apapun yang terjadi the show must go on. Saya bertekad tak mau menyerah dengan keadaan. Walaupun beberapa waktu kedepan suami saya dalam keadaan no job, saya harus berjuang menyelamatkan ekonomi keluarga.

       Berbicara masalah  ekonomi keluarga, sebetulnya saya tak perlu terlalu risau. Kenapa? Karena saya sendiri seorang wanita yang bekerja di salah satu instansi pemerintah. Pasti ada uang pemasukan setiap bulan. Cukuplah untuk membiayai kebutuhan keluarga kecil kami. Tetapi yang namanya kebutuhan hidup itu kan tak hanya masalah sandang pangan semata? Masih banyak hal-hal lain yang perlu dipikirkan. Misal, biaya untuk membantu keluarga, biaya silaturahmi seperti kondangan, biaya untuk hiburan dan sebagainya. Semuanya butuh biaya yang tak sedikit.

       Dengan kondisi yang bakal kami hadapi kedepan, apakah bisa menutupi seluruh kebutuhan kami? Saya berpikir tentu saja bisa asalkan bekerja keras mencari side job yang menghasilkan uang. Saya bertekad untuk memaksimalkan talenta sebagai freelancer dalam dunia maya. Karena itulah yang bisa saya lakukan. Pendapatan saya dari dunia blogging dan buzzer selama ini cukuplah untuk menambah pundi-pundi agar tetap terisi.

      Saya melirik ke tumpukan kertas yang berisi catatan brief dari pekerjaan saya sebagai blogger. Ahh.. masih ada job yang belum saya selesaikan. Akhir-akhir ini semangat saya dalam dunia blogging sedikit menurun. Ini terjadi lantaran tenggat waktu selama 2 bulan saya off dari dunia blogging. Saya off selama 2 bulan menunaikan ibadah di tanah suci. Setelah kepulangan dari tanah suci semangat blogging belum kembali karena saya sakit. Sudah lazim bagi orang yang baru pulang dari tanah suci mengalami sakit batuk. Saya pun demikian, terkena sakit batuk hampir satu bulan lamanya. Tak hanya batuk, kondisi saya drop karena kelelahan selama di tanah suci. Demampun tak terhindarkan. Hingga akhirnya saya dan suami bolak-balik ke dokter untuk penyembuhan.

     Pasca kesembuhan dari sakit suasana hati saya untuk nulis di blog pun surut. Entahlah, saya seperti tak bersemangat untuk menulis. Padahal ide bahan tulisan sudah penuh di kepala. Mungkin kondisi saya yang lemah pasca sakit menjadi penyebabnya.

       Untung ada teman yang membisikkan agar saya mengkonsumsi suplemen berupa vitamin. Mengkonsumsi vitamin sangat baik untuk memulihkan tubuh pasca sakit. Pilihan saya jatuh pada Theragran-M. Jangan biarkan sakit kelamaan dan menghambat aktifitas keseharian, saya membatin. Tubuh saya butuh vitamin untuk menambah energi yang hilang. Vitamin Theragran-M sangat baik dikonsumsi untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit. Hmm...pas banget nih kalau saya minum suplemen ini.


Theragran-m solusi tepat untuk pemulihan kesehatan


       Pasca sakit memang tubuh kita tak serta merta langsung fit. Butuh beberapa waktu untuk pemulihan agar tubuh benar-benar sehat. Dalam masa pemulihan ini saya mesti melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Mengatur waktu untuk istirahat dan jangan terlalu banyak berkegiatan.
2. Mengatur pola makan dengan memperhatikan asupan gizi seimbang.
3. Menambah asupan suplemen makanan berupa vitamin tambahan.
     Ketiga hal di atas saya lakukan agar tubuh saya segera kembali sehat seperti sediakala. Bila tubuh sehat tentunya segala aktifitas dapat dilakukan tanpa kelelahan dan tetap bersemangat.

     Dalam Theragran-M terkandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan vitamin dan mineralnya dalam komposisi yang pas. Adapun kandungan vitaminnya sebagai berikut:
- vitamin A (retinol acetate)
- vitamin B1 (thamine monoitrate)
- vitamin B2 (riboflavin)
- vitamin B3 (nicotinamide)
- vitamin B5 (calcium pantothenate)
- vitamin B6 (pyridoxine hydrochloride)
- vitamin B12 (cyanocobalamin)
- vitamin C (sodium ascorbate)
- vitamin D3 (cholecalciferol)
- vitamin E (di-alpha tocopheryl acetate)


      Sedangkan kandungan mineralnya dalam komposisi sebagai berikut:
- iodium (potassium iodide)
- besi (ferrous fumarate)
- tembaga II (copper sulfate)
- mangan II (manganese carbonate)
- zinc (zinc sulfate).

       Theragran-M adalah vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Untuk memenuhi asupan vitamin pasca sakit Theragran-M cukup diminum 1 tablet saja dalam sehari. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan gizi saya harus rajin makan buah-buahan dan sayuran. Untuk yang satu ini saya lebih suka bikin jus buah karena terasa lebih menyegarkan saat diminum.



Buku kesehatan haji berisi catatan kesehatan saat saya sakit



      Saya melirik sekali lagi pada tumpukan kertas yang berisi brief tulisan. Seketika semangat saya bangkit. Saya harus selesaikan job yang datang dengan tepat waktu. Tak semua orang dikaruniai talenta dan ketrampilan menulis seperti saya. Yang mana dengan talenta dan ketrampilan menulis ini saya mendapat rezeki berupa fee yang jumlahnya lumayan. Saya mengingat-ingat saldo tabungan yang khusus menyimpan fee hasil menjadi blogger dan buzzer. Senyum saya mengembang. Semangat saya berkobar. Nilai saldonya harus bertambah lagi. Apalagi bulan depan otomatis ekonomi rumahtangga saya yang menjadi nahkodanya. Tak boleh oleng. Saya harus sigap sebagai nahkodanya agar dapur tetap ngebul!

       Malam ini, saya mengambil laptop yang akhir-akhir ini sering saya anggurin. Satu brief harus tuntas malam ini, saya membatin. Terbayang saldo tabungan bakal bertambah setelah invoice dibayar. Terbayang juga dapur saya kelak masih bisa berasap. Ya Allah.... berilah saya kesehatan agar saya bisa melakoni pekerjaan tambahan sebagai blogger dan buzzer secara maksimal. Doa saya malam ini menjadi resolusi penting pada tahun 2018. Yupss... tahun 2018 sudah diambang mata. Tentunya tahun 2018 akan menjadi tonggak awal perjuangan saya berlayar menjemput rezeki yang seluas-luasnya.  Semoga Allah mendengar doaku dan di-ijabahNYA. Amin yaa robbalalamin.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog 
yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M



Jumat, 08 Desember 2017

4 Pantai Cantik Yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan di Pulau Bangka


       Siapa yang tak mengenal Pulau Bangka? Dulu pulau ini terkenal sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia. Selain itu pulau Bangka dikenal juga sebagai daerah pengasil lada putih. Masih ada lagi nih, pulau Bangka yang memiliki garis pantai yang panjang sangat layak untuk dinikmati wisata pantainya.

      Banyak pantai terkenal di pulau Bangka, seperti pantai Pasir Padi, pantai Matras, pantai Parai, pantai Tanjung Pesona dan masih banyak lagi. Yupss.. semua pantai di Bangka sangat elok. Semuanya layak untuk dikunjungi dan dinikmati ketika liburan di Bangka.

1. Pantai Pasir Padi

   Letak pantai ini tak jauh dari pusat kota Pangkal Pinang yaitu sekitar 7 km. Cukup mudah untuk mencapai lokasi pantai ini. Bisa mengendarai mobil pribadi atau mobil carteran. Di sepanjang pantai Pasir Padi banyak berdiri bangunan semacam pondok-pondok untuk beristirahat. Di pondokan ini para wisatawan dapat istirahat sejenak menikmati bekal makanan yang dibawa. Bisa juga memesan makanan dari rumah makan yang terletak tak jauh dari pondokan.

Sambil menikmati makanan dengan tiupan angin laut, kita dapat memandang ke arah lautan luas. Pemandangan ombak yang berguung bahan berkejaran sangat eksotik. Ketika saya liburan saat akhir tahun 2014 yang lalu saya pun sempat main di tepi pantai ini. Bersama dengan keluarga lainnya kami kejar-kejaran dengan ombak yang berdebur. Sungguh bahagia sekali kala itu!

2. Pantai Parai

    Letak pantai Parai berada di kecamatan Sungailiat. Berjarak sekitar 40 km dari pusat kota Pangkal Pinang. Bagi wisatawan yang ingin menginap di sini jangan khawatir. Banyak tersedia penginapan dan juga hotel yang bisa dijadikan pilihan menginap bersama keluarga. Ketika saya ke pantai Parai saya tidak menginap. Keluarga saya memutuskan hanya jalan-jalan seharian mengitari pantai ini. Selanjutnya kami langsung balik lagi ke Pangkal Pinang.

3. Pantai Matras

    Pantai Matras adalah salah satu pantai yang elok dan indah untuk dikunjungi. Pantai ini memiliki bentangan yang luas dan hamparan pasir putih yang memikat. Deburan ombak yang bergulung-gulung dan pecah ketika menyentuh bibir pantai adalah salah satu pemandangan yang wajib untuk dinikmati. Saya bersama keluarga yang lainnya puas sekali mandi dan bermain di pantai ini. Kami berteriak kegirangan sambil berlarian menuju bibir pantai. Ketika berteriak kegirangan ketika sang ombak mendorong tubuh kami hingga terjatuh dihempas ombak. Ini adalah salah satu fenomena yang tak boleh dilewatkan ketika bermain di pantai ini. Sangat menyenangkan!


4. Pantai Tanjung Pesona

    Letak pantai Tanjung Pesona tak begitu jauh dari kota Sungailiat. Hanya berjarak sekitar 15 km. Bila kita berkunjung ke pantai Parai jangan lupa mampir juga ke pantai Tanjung Pesona. Pantai ini terletak di desa Rambak, Sungailiat Bangka. Seperti halnya wisata pantai di tempat lain, wisata pantai di Tanjung Pesona juga sangat bagus pemandangannya. Kita bisa bermain di tepian pantai atau berenang di bibir pantainya. Bisa juga menyewa boat kecil untuk berlayar di seputar pantai. Tapi ingat jangan sampai berlayar jauh ke tengah karena bisa berbahaya kalau terseret gelombang.


     Nah itulah 4 pantai cantik yang bisa kalian kunjungi ketika liburan di pulau Bangka. Saya sudah beberapa kali liburan ke pulau Bangka. Kebetulan saya punya saudara yang tinggal di kota Pangkal Pinang. Jadi tak begitu merepotkan untuk urusan penginapan. Tetapi bila kalian tak ada keluarga di Bangka harus penginapan atau hotel dulu sebelum keberangkatan.

     Saat ini tak sulit lagi memesan tempat penginapan atau hotel yang diinginkan. Banyak koq situs khusus penyedia jasa pemesanan tiket pesawat dan hotel. Kalian tinggal pilih saya situs mana yang menurutmu cocok dan pas dengan selera. Tinggal atur jadwal liburan dan pesan tiket pesawat serta bookinh hotel. Jadi deh liburannya. Hayooo....yang sudah punya jadwal liburan, mau kemana nih tujuan liburan pada akhir tahun ini?


Kamis, 07 Desember 2017

Menuju Indonesia Bebas HIV/AIDS Melalui GERMAS


      Saya menjadi salah seorang yang beruntung ketika mendapat undangan Temu Blogger Kesehatan Palembang. Acara tersebut digawangi oleh Kemenkes RI  dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia. Dengan mengambil tema "Saya Berani Saya Sehat" gelaran acaranya diadakan di Hotel Exelton Palembang pada hari Senin tanggal 04 Desember 2017 yang lalu.


Foto bareng sebelum acara dimulai


     Acaranya sendiri sedianya dimulai pada pukul 08.30 WIB. Namun sebelum acara dimulai kami melakukan registrasi. Selanjutnya kami menuju meja yang ada di sebelahnya untuk melakukan tes HIV. Sebelumnya saya belum pernah melakukan tes HIV. Demikian juga para peserta temu blogger yang lainnya. Sehingga kami pun antusias melakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Palembang.


Melakukan pemeriksaan HIV dari Dinkes Kota Palembang



     Setelah selesai melakukan registrasi dan tes HIV, kami memasuki ruangan. Tak beberapa lama sang MC pun membuka acara dengan menyapa para undangan yang hadir. Sesi berikutnya adalah kata baik dari Dinas Kesehatan Sumsel maupun dari Kemenkes RI. Dilanjutka dengan pemaparan dari 3 orang narasumber yang berkompeten. Adapun yang memandu dan menjadi moderator untuk acara pemberian materi ini adalah Ibu Widyawati (Kabag. Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI).


 Tiga orang narasumber siap memberi materi

     Narasumber yang pertama disampaikan oleh Bapak Indra Rizon, SKM. M.Kes. Beliau adalah Kepala Hubungan Media & Lembaga Biro Komunikasi & Pelayanan Maasyarakat Kemenkes RI. dapun materi yang disampaikannya bertajuk "Kenali Penyakit  Perilaku dan Hidup Sehat dengan GERMAS".

     Materi kedua disampaikan oleh dr. Endang Budi Hastuti. Beliau adalah Kasubdit AIDS Direktorat Pencegahan Penyakit Menular Langsung (PPML). Beliau menyampaikan materi seputar "Kebijakan Nasional Program HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual. 

     Materi terakhir disampaikan oleh Bapak Feri Yanuar, SKM. M.Kes. Beliau adalah Kabag P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel. Beliau memaparkan materi seputar "Epidemi HIV/AIDS di Provinsi Sumsel.

       Jujur saja sebelum mengikuti acara ini pengetahuan saya tentang HIV/AIDS sangat minim. Yang saya tahu bahwa orang yang tertular virus HIV selanjutnya akan mengidap AIDS. Bahkan saya membayangkan kalau ketemu dengan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) harus dihindari. Pemahaman saya sebelumnya bahwa berinteraksi dengan ODHA akan menular.

       Ternyata pemahaman saya itu keliru. Melalui acara workshop ini wawasan saya terbuka bahwa ODHA bukan musuh dan tak perlu ditakuti. ODHA bisa sembuh asalkan dia melakukan terapi khusus yaitu terapi ARV (antiretroviral). Dalam kesempatan ini hadir Mba Ayu Oktariani, seorang penderita AIDS yang tertular dari suaminya. Berkat minum obat dan melakukan terapi ARV akhirnya Mba Ayu Oktariani dinyatakan sembuh. Kini beliau sudah menikah dan menjadi relawan.


Mba Ayu Oktariani, dulu dia ODHA, kini menjadi relawan
dan giat melakukan pendampingan bagi penderita HIV/AIDS


       Ada juga Mas Antonio, seorang ODHA yang berbagi pengalaman dan kisahnya sehingga dia bisa sembuh dari penyakit HIV/AIDS. Awalnya dia tertular virus HIV karena perilaku buruknya dari pergaulan yang salah. Berkat kegigihannya dan semangatnya untuk sembuh akhirnya beliau dinyatakan sembuh dari HIV AIDS.


       Pemerintah saat ini sangat gencar mengkampayekan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Gerakan ini dicanangkan oleh pemerintah agar masyarakat memahami perilaku yang baik dan hidup sehat. Kebanyakan penyakit diderita karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup sehat. Olehkarena itu melalui kampanye GERMAS pemerintah berharap penyakit yang bersumber dari perilaku buruk dapat ditekan dan diminimalisir.

       Sebagai salah satu negara yang jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak di dunia tentunya kita harus mendukung GERMAS. Upaya yang dilakukan pemerintah yaitu mensosialisasikan GERMAS dari tingkat paling bawah. Misalnya dari lingkungan RT/RW dan Kelurahan dilakukan sosialisasi yang berkesinambungan hingga tingkat yang lebih luas. Dengan sosialisasi yang berkesinambungan diharapkan pengetahuan masyarakat lebih terbuka akan pentingnya perilaku hidup sehat.

          

Sabtu, 02 Desember 2017

Yuk Berlibur ke Palembang, Bisa Menikmati Wisata Kuliner Yang Beragam


       Siapa yang belum mengenal kota Palembang? Pasti sudah banyak ya yang mengenal kota Palembang dengan Jembatan Ampera-nya itu. Walaupun mungkin ada yang belum pernah datang ke Palembang, paling tidak sudah mengenalnya dari cerita teman-teman. Atau mengenalnya dari berita yang dimuat di media massa.


 Jembatan Ampera



       Yupss... kota Palembang terkenal tak hanya Jembatan Ampera saja lho! Ada banyak tempat wisata menarik lainnya yang bisa dikunjungi. Para wisatawan yang datang bisa mengunjungi pulau Kemaro yang terkenal dengan legenda cinta Tan Bun Ann dengan Siti Fatimah. Tan Bun Ann adalah putera raja negeri Cina yang jatuh cinta pada Siti Fatimah, putri Raja Sriwijaya. Namun kisah cintanya berakhir tragis. Di pulau Kemaro terdapat sebuah pagoda yang ramai didatangi ketika perayaan tahun baru Cap Go Meh.


 Pagoda yang ada di Pulau Kemaro



     Lalu ada bangunan Masjid Agung di pangkal Jembatan Ampera. Masjid Agung Palembang merupakan salah satu ikon kota. Telah beberapa kali dipugar namun tak mengubah ciri khas bangunan lama. Wisatawan yang datang ke kota Palembang pasti menyempatkan untuk shalat di masjid ini.

       Yang paling gres adalah wisata religi Alquran Raksasa di daerah Gandus Palembang. Tepatnya berada di Pondok Pesantren Al Ihsaniah Gandus Palembang. Para wisatawan dapat melihat penampakan 30 juz Alquran yang dibuat dan diukir pada lembaran kayu tembesu. Ukiran khas Palembang menghiasi lembar demi lembar hiasan pada Alquran Raksasa tersebut.

       Sebetulnya masih banyak lho tempat lain yang layak dikunjungi ketika kalian berlibur di kota Palembang. Bisa sangat panjang sekali kalau diceritakan semuanya disini. Namun yang tak kalah pentingnya ketika liburan ke Palembang adalah wisata kulinernya. Ada banyak sekali makanan khas Palembang yang patut dicoba.

1. Aneka Pempek Palembang

     Berbicara mengenai pempek Palembang, ada banyak macamnya lho! Tak hanya pempek rebus, pempek goreng, bahkan ada juga pempek panggang. Yang paling terkenal itu adalah Pempek Kapal Selam.  Unik ya namanya? Nah kalau pempek kapal selam pastinya sudah banyak yang mengenalnya bukan? Sebetulnya pempek kapal selam ini sama dengan jenis pempek lainnya. Hanya saja yang ini lebih besar dan ada isi telur ayam atau telur bebek di dalamnya.

2. Mie Celor

    Makanan yang satu ini termasuk makanan khas Palembang yang kesohor. Bila wisatawan datang ke Palembang pasti mencari tempat jualan mie celor. Yang paling terkenal adalah Mie Celor 26 yang memiliki gerai di beberapa tempat. Kuah santannya yang kental dicampur rebusan udang giling  merupakan ciri khas mie ini yang berbeda dengan mie di tempat lain. Citarasanya jangan ditanya, sedap sekali!

3. Martabak HAR

    Martabak HAR merupakan salah satu makanan Palembang yang wajib dicicipi oleh wisatawan yang berkunjung. Ada beberapa gerai yang menjual martabak HAR yang tersebar di kota Palembang. Tetapi kalau pendatang baru pasti ingin mencoba martabak HAR yang ada di simpang SEKIP. Konon yang dijual di sini adalah yang asli dan pelopor pertama kali martabak HAR.


Martabak HAR


4. Rujak Mie

    Citarasa rujak mie sangat segar sekali. Terdapat irisan tahu, irisan timun, irisan pempek dan mie kuning yang disiram dengan kuah cuka pempek. Yang bikin citarasa rujak mie ini terasa segar karena ada taburan ebi. Pokoknya rujak mie ini wajib dicoba juga kalau kalian berkunjung ke Palembang.

5. Ragit

    Ragit adalah makanan khas Palembang yang mirip roti jala India. Ragit dibentuk seperti dadar gulung dan kuahnya dari kari kambing. Mirip-mirip seperti masakan India dan Timur Tengah. Walaupun ragit tak sepopuler makan khas Palembang lainnya, tetapi patut juga dicoba. Bagi yang suka dengan makanan khas India dan Timur Tengah, ragit merupakan pilihan tepat untuk dicoba oleh pecinta kuliner.

6. Laksan

    Laksan merupakan makanan khas Palembang yang berbahan ikan dan sagu. Bentuknya mirip seperti pempek lenjer, namun saat penyajian dipotong-potong dan disiram dengan kuah santan. Untuk kuah santan ini biasanya ada campuran udang giling. Sehingga aromanya harum dan citarasanya sungguh menggoda lidah untuk segera menyantapnya.

7. Celimpungan

    Sama dengan makanan khas Palembang lainnya, celimpungan juga terbuat dari ikan dan sagu. Hanya saja bentuk dan cara penyajiannya yang berbeda. Celimpungan mirip dengan pempek bulat.  Kuahnya pun berbahan santan. Kalau laksan kuahnya dicampur dengan udang giling, untuk celimpungan kuahnya dicampur dengan ikan giling. Rasanya juga sangat istimewa di lidah kita.

8. Model dan Tekwan

    Kedua jenis makanan khas Palembang ini hampir mirip. Bedanya, kalau tekwan itu bulatan bola-bola ikannya kecil-kecil. Kalau model itu bulatannya lebih besar dan ada potomgan tahu sebagai isinya. Untuk kuahnya adalah rebusan air yang digodok dengan bumbu khusus. Untuk menambah sedap kuahnya sering juga ditambahkan kepala udang. Penampakan kuahnya memerah lantaran ada rebusan kepala udang. 

9. Es Kacang Merah

    Nah, es kacang merah ini wajib dicoba juga bagi wisatawan yang datang berkunjung ke kota Palembang. Tekstur kacang merahnya sangat lembut dan pecah di lidah. Ada juga penjual yang menambahkan bahan lain seperti dawet dan tape kedalam es kacang merah. Tentunya menambah sedap citarasa es kacang merahnya.


Es Kacang Merah



     Nah itulah beberapa makanan khas Palembang yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Palembang. Ada banyak penjual makanan khas tersebut yang tersebar di seluruh penjuru kota. Kita tinggal pilih saja mau di mall, di ruko, atau di warung kecil. Makanan yang saya ceritakan di atas mudah ditemukan koq!

       Bila kalian ingin liburan ke kota Palembang, ada baiknya jauh-jauh hari sudah memesan tempat menginap atau hotel. Sebagai kota yang sudah menjadi tujuan wisata tentunya banyak penginapan dan hotel yang sudah full dipesan saat musim liburan. Agar kalian tidak kehabisan tempat bisa memesannya jauh-jauh hari melalui Airy Rooms. Caranya mudah koq, tinggal berselancar di situs www.airyrooms.com  Lalu tinggal pilih penginapan dan hotel mana yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Mudah sekali kan caranya?

       Kenapa memilih Airy Rooms? Selain harganya murah, jaringannya sudah tersebar di seluruh penjuru nusantara. Dengan harga yang murah kita bisa mendapatkan fasilitas yang lumayan lengkap. Fasilitas yang tersedia  seperti: AC, TV, air minum gratis, perlengkapan mandi, shower, selimut, tempat tidur dan wifi gratis. Cara pembayarannya pun gampang koq, bisa melalui kartu kredit atau transfer bank.


Salah satu kamar Airy Rooms yang akan membuat tidurmu nyaman



       Mengingat liburan akhir tahun sudah di depan mata, sudahkah kalian mengagendakan ingin liburan kemana? Yuk tentukan destinasi favoritmu dan berkunjunglah ke kota Palembang. Dijamin pasti puas berkeliling tempat-tempat wisata yang bagus dan tak kalah dengan tempat wisata lainnya di nusantara.


      

Kamis, 30 November 2017

Sejenak Lupakan Gadget dengan Bermain Digital Story


          "Rafi, udahan dulu dong main hapenya! Tuh lihat matanya, mama lihat dah merah kayak gitu. Kelamaan kamu main game-nya, Nak!" ucap mamanya Rafi dengan nada agak kesal.

       Hmm... mama mana ya yang tidak kesal kalau melihat anaknya main gadget sampai lupa waktu? Pemandangan seperti ini sering saya lihat pas Rafi dititipkan di rumah saya. Kebetulan nih Rafi kalau pulang sekolah selalu dititipkan sama yang antar jemput sekolah ke rumah saya. Kenapa tidak langsung diantar ke rumahnya sekalian? Karena mama dan papanya Rafi semua kerja dan pulangnya sore hari.

       Mamanya Rafi sering curhat sama saya seputar kegemaran Rafi main games di hape. Kadang-kadang sampai lupa waktu. Seringkali mamanya yang harus mengingatkan untuk bikin PR, tidur siang, mandi, bahkan mengingatkan waktu shalat. Tapi sang anak tetap saja tak bisa melupakan gadget-nya. Pulang sekolah pun yang dicari gadget-nya duluan!

        Saya sering berdiskusi sama mamanya Rafi agar membatasi waktu bermain hape. Pernah sih dicoba tetapi yang namanya anak jaman now ternyata sudah kecanduan hape. Memang sih kita tidak bisa membendung arus teknologi yang masuk. Kudu diikutin juga agar anak tidak gagap teknologi. Tetapi dampak negatifnya ada juga nih, yahh.. seperti inilah jadinya. Anak sejak kecil sudah mengenal main games di hape. Keasyikan main games sampai kecanduan. Yang susah kan orangtuanya juga ya?

      Sampai suatu hari, saya dan mamanya Rafi menemukan produk nugget So Good yang ada hadiahnya saat belanja di sebuah swalayan. Ternyata hadiahnya adalah frame permainan digital story. "Ohh.. ini toh So Good berhadiah yang lagi ramai diperbincangkan oleh kalangan Emak-emak?" gumamku pada mamanya Rafi.

        Kami memutuskan membeli nugget So Good 400 gram varian naget ayam rasa pizza. Kebetulan Rafi memang suka makan nugget. Buat bekal makanan yang akan dibawa ke sekolah. Rafi setiap hari bawa bekal karena jam 3 sore kelasnya baru bubaran. Kadang nugget ini dimakannya sebagai camilan saja.

       Siang itu Rafi pulang dari sekolahnya. Setelah berganti pakaian dia langsung mencari hapenya dan bermain games. Wah, gelagatnya nih Rafi bakalan keasyikan lagi nih main games. Tak pernah lepas gadget deh pokoknya! Tapi siang itu saya sudah menyiapkan sesuatu yang bakal membuatnya betah memainkan permanan baru ini.



Bunda dan Rafi lagi asyik main di aplikasi So Good CERDIK


       "Rafi, sini dulu dong! Bunda punya sesuatu nih. Mau lihat gak?"

       "Permainan apa Bunda?" Rafi pun mendekat.

      Saya meletakkan sepiring nugget di dekatnya. Sambil menyantap nugget-nya dia memperhatikan apa yang tengah saya lakukan.

       "Nih... Bunda punya permainan baru. Yukk kita baca cerita dongeng di hape Bunda. Caranya begini nih...," saya memperagakan bagaimana memainkan digital story So Good.

       "Kita pertama-tama harus donlot dulu ya aplikasinya di play store. Kebetulan aplikasinya sudah Bunda donlot nih! Aplikasi So Good Cerdik sudah terpasang di hape Bunda."

         "Kita sudah bisa bermain deh... Sekarang giliran Rafi ya mencobanya.."

         "Bagaimana cara memainkannya, Bunda?" Rafi mulai tampak berminat. 

         "Sekarang Rafi pegang hapenya. Lalu letakkan frame digital story di bawahnya dan di-scan ya Tuhh... kelihatan kan ada beberapa cerita yang bisa kamu pilih untuk dimainkan."




 Asyik bener lho ternyata memainkan digital story ini,
Bunda aja suka tuh...





       Rafi mengikuti instruksi saya. Dia memilih salah satu cerita yang sudah dia scan. Lalu meng-klik pilihan MULAI. Cerita yang telah dia pilih diikutinya hingga selesai. Setelah membaca satu cerita dia mencoba scan lagi cerita berikutnya. Akhirnya Rafi membaca seluruh cerita dongeng yang ada pada aplkasi So Good CERDIK. 

       Tak terasa lama juga saya dan Rafi bermain bersama memainkan digital story yang ada dalam aplikasi So Good CERDIK. Hingga Rafi keasyikan untuk terus mencobanya sendiri tanpa bantuan saya.



Cerita dongeng yang ada dalam aplikasi So Good Cerdik
sangat mendidik dan bersifat edukatif



       "Kalau kamu suka boleh koq dibawa saja frame digital story ini ke rumah ya.  Nanti kamu bisa main sama teman-temanmu di rumah. Ajarin cara memainkannya juga. Pasti deh teman-teman Rafi di rumah menyukai permainan ini."

       Rafi pun mengangguk dan menyunggingkan senyum manisnya. Hmm.. alhamdulilah siang ini lewat deh main games di gadget-nya. Ternyata bisa lho kita memberikan anak permaian edukatif sehingga dia melupakan gadget-nya sejenak.

       "Bunda, kita coba lagi yukk...," ajak Rafi senang sambil mencomot nugget ayam kesukaanya. Hmm... pantesan badannya gendut, suka ngemil nugget sih..!


Kamis, 23 November 2017

Keseruan Mengikuti Acara Flash Blogging di Palembang


       Hari ini saya berkesempatan mengikuti acara kece bertajuk "Flash Blogging". Acara ini merupakan kerjasama Kementerian Informasi dan Komunikasi Publik dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumsel. Acara ini diselenggarakan di sebuah ruang pertemuan Hotel Novotel Palembang. 

          Saya yang datang sekitar pukul 08.15 WIB langsung mengisi daftar hadir sebagai bentuk konfirmasi kehadiran. Ternyata nih sudah ada beberapa teman blogger yang lebih awal datang. Saya bergabung dengan teman blogger lainnya menempati sebuah meja yang dikelilingi 8 kursi.

          Sekitar pukul 08.30 MC mulai menyapa dan membuka acara. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lalu beberapa kata sambutan, baik dari Kementerian Informasi dan Komunikasi Publik maupun dari Dinas Kominfo Sumsel.


Ibu Rosalina Niken Widiastuty memberikan kata sambutan,
 beliau dari Kementrian Informasi dan Komunikasi Publik


          Seyogyanya acara ini dibagi dalam 3 sesi. Sesi pertama, materi dari INASGOC Daerah. Materi kedua dari Tim Komunikasi Presiden. Selanjutnya materi ketiga dari Enda Nasution, seorang penggiat blog ternama Indonesia.

          Mengawali materi yang pertama, Bapak Bambang Suprianto (dari Inasgoc pusat) memaparkan seputar kesiapan pelaksanaan Asian Games 2018. Tema yang disampaikannya bertajuk "Indonesia Menghadapi Asian Games 2018" mendapat perhatian antusias dari peserta yang notabene adalah blogger. Sebagaimana kapasitasnya sebagai pengurus Inasgoc tentu saja beliau dengan gamblang memaparkan seputar kesiapan pemerintah dalam mendukung kesuksesan Asian Games 2018. Bahwa  saat ini seluruh fasilitas yang akan digunakan baik oleh atlet maupun ofisial hampir rampung. Terutama sarana dan prasarana yang akan digunakan baik oleh atlet dan ofisial hampir siap, yang mana semuanya terintegrasi dalam kawasan Jakabaring Sport City Palembang.

          Pada materi yang kedua, diisi oleh Tim Komunikasi Presiden. Hadir membawakan materi ini adalah Bapak Andoko Sudarta dengan materi bertajuk "Sudut Istana." Banyak hal yang disampaikan beliau seputar tugas dari tim komnikasi presiden. Salah satutugasnya adalah mendengar dan mendapatkan masukan serta menerima kritikan. Bliau juga menyampaikan informasi seputar fokus kebijakan 2017 pada masa pemerintahan Presiden Jokowi. 

          Menurut Bapak Andoko Sudarta, fokus kebijakan 2017 masa pemerintahan Presiden Jokowi, ada 3 hal. Yaitu : pondasi, percepatan dan pemerataan. Ketiga hal ini menjadi kunci sukses penyelenggaraan pemerintahan. Tentunya hal-hal positih inilah yang harus disebarkan kepada khalayak umum dan masyarakat luas di seluruh tanah air.

          Materi ketiga, dibawakan oleh Enda Nasution, seorang penggiat blog yang populer di tanah air. Materi yang dibawakannya bertajuk "Menulis Kreatif di Blog." Menurut beliau, seorang blogger itu mempunyai kecerdasan lapangan. Kenapa demikian? Karena dengan kecerdasan lapangan itulah akan lahir sebuah tulisan yang berisi konten positif. Apa sih konten positif itu?  Konten positif adalah yang berisikan hal-hal sebagai berikut:
1. Memperhatikan emosi orang yang membaca tulisan kita.
2. Mempunyai spesifikasi khusus penulisan.
3. Berguna bagi orang banyak sehingga bisa disebarkan lagi kepada khalayak melalui medsos.

Dalam kesempatan ini Enda Nasution mengajak para blogger yang hadir untuk mengucapkan ikrar #BIJAKBERSOSMED. Kenapa beliau mengajak para blogger utk berikrar? Karena ini adalah bentuk untuk perlawanan terhadap bentuk penulisan yang bersifat hoax, berisi informasi negatif, uraian kebencian, fiktif, dan uraian kebencian. Dengan semangat ikrar bijak bersosmed diharapkan dunia perblogingan dan sosial media akan semakin baik membarikan manfaat kepada khalayak umum dan masyarakat luas.

          Terakhir, dilaksanakan lomba penulisan blog, yang bertemakan Asian Games 2018 dan Kemajuan Indonesia. Lomba blog ini untuk mengasah kemampuan para blogger yang sempat hadir dalam acara ini. Namanya juga blogger ya, sudah terbiasa menulis. Begitu dikasih materi langsung saja deh buka laptop dan asyik menulis. Sampai akhirnya panitia mengingatkan bahwa waktu untuk menulis dalam lomba blog ini sebentar lagi akan habis.

          Akhirnya, waktu yang diberikan untuk lomba menulis blog ini habis. Wktu menunjukkan pukul 14.45 WIB. Artinya, sebentar lagi panitia akan mengumumkan siapa nih yang paling jago menulis yang bakal keluar sebagai juaranya. Kita tunggu saja ya siapa pemenangnya... 

Rabu, 25 Oktober 2017

Memahami Remaja Melalui Film My Generation


Poster Film My Generation



       Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya berhasil dan sukses. Berhasil dalam bidang pendidikan dan sukses dengan karir serta pekerjaannya. Masalahnya, tak semua anak mau memahami keinginan orangtua dengan baik.

     "Ma, jangan paksa aku masuk kuliah di tempat itu. Aku gak minat bidang itu. Aku maunya sekolah dibidang desain saja, Ma!"

       Seorang teman curhat tentang anaknya yang bantahan ketika dirinya menginginkan si anak masuk sekolah berbasis pendidikan dinas seperti halnya dirinya (si Mama). Tentu saja teman saya itu kecewa lantaran harapannya terhadap si anak pupus.

       Konflik orangtua dan anak seperti itu tak hanya dialami oleh teman saya tadi. Ada banyak kejadian serupa yang juga dialami oleh orangtua-orangtua lainnya. Problematika atas konflik tersebut kerap muncul ketika antara keinginan sang ortu yang bentrok dengan keinginan sang anak.

       Pengalaman yang dialami orangtua jamannya dulu seringkali dikaitkan dengan si anak. Para orangtua kerap mencontohkan keberhasilan dirinya pada jamannya. Namun tak sepenuhnya hal itu bisa diterima si anak. Contohnya pada kasus teman saya tadi dimana teman saya itu ingin anaknya melanjutkan sekolah yang sama seperti halnya dirinya.

       "Kuliah jurusan seperti yang Mama ambil itu enak, Nak. Berbasis ikatan dinas. Setelah tamat tak perlu repot lagi mencari pekerjaan seperti halnya Mama!" teman saya tadi masih berusaha membujuk anaknya. Tetapi tetap mendapat penolakan dari anaknya.

     Istilahnya nih, anak jaman now mana mau manut saja disuruh masuk kesekolah tertentu. Remaja jaman now lebih suka meng-eksplore kemampuan diri sesuai dengan minatnya. Mereka lebih pandai mengekspresikan keinginannya. Kalau kita simak lebih jauh, ada nilai plusnya ya karena mereka ini kepercayaan dirinya sangat kuat. Mereka merasa yakin bahwa pilihannya dalam menentukan sekolah mana yang akan ditempuh itu sudah tepat. Yakni yang sesuai dengan minat mereka.
       Berbicara tentang kepercayaan diri, saya mendapat curhatan dari teman lainnya tentang pengalaman masa kecilnya. Bahwasannya ketika kanak-kanak teman saya itu cenderung pemalu sehingga tak punya banyak teman. Sifat pemalunya itu terbawa sampai dia menginjak remaja. Beruntung dia punya orangtua yang peka melihat tumbuh kembang gadis kecilnya yang tak selincah teman sepermainannya. 

       Orangtua teman saya itu menyadari sifat pemalu sang anak haruslah dibuang jauh-jauh. Pelan-pelan mengarahkan anaknya agar tumbuh menjadi gadis remaja yang percaya diri. Bagaimana caranya keluar dari zona tak nyaman seperti yang dialami sang anak? Ternyata orangtua teman saya itu menyuruh anaknya ikut kegiatan PRAMUKA di sekolah. Berkat ikut kegiatan PRAMUKA teman saya itu lambat laun sifat pemalunya hilang. Dia menjelma menjadi gadis remaja yang percaya diri. Kini teman saya itu telah berkarir di perusahaan swasta dan mendapat posisi yang cukup bagus.


Bagaimana peran orangtua dalam perkembangan remaja jaman now?


       Penting sekali membangun komunikasi dua arah dalam sebuah keluarga. Komunikasi yang terjalin dengan baik antara orangtua dengan anaknya akan menghasilkan suatu pemahaman akan kehendak. 

       Saling memahami dan saling menghargai akan suatu pendapat itu jauh lebih baik daripada saling ngotot. Remaja yang dalam fase tumbuh kembang dari fase anak-anak tentunya mengalami perubahan alam pemikiran. Mereka tak mau lagi didikte seperti halnya anak kecil lagi. Mereka ingin dihargai dan dipahami. 

       Kunci sukses hubungan antara orangtua dan anaknya adalah komunikasi yang baik, adanya keterbukaan dan saling memahami. Dengan demikian konflik-konflik yang sering kita dengar antara orangtua dan remajanya dapat diminimalisir.


Film My Generation dan gambaran remaja jaman now

       Berbicara masalah remaja dengan dunianya tak akan pernah habisnya. Kisah-kisah konflik dan pertentangan dalam keluarga antara orangtua dengan anaknya mengilhami sutradara film ini untuk diangkat kelayar lebar.

       Dialah Mba Upi, seorang sutradara kawakan yang sebelumnya sukses dengan film-filmnya di pasaran. Sebut saja film 30 Hari Mencari Cinta, Realita Cinta dan Rock n Roll, Radit dan Jani, mampu sukses dipasaran. Dia mengangkat tema ini remaja jaman now dan meracik ceritanya dengan apik. Adapun film ini mengisahkan tentang 4 (empat) orang remaja yaitu Zeke, Konji, Suky dan Orly dengan dunia SMA-nya. Konflik film ini muncul ketika mereka membuat video yang berisi protes terhadap aturan guru di sekolahnya. Hal ini menjadi viral dan tentu saja membuat pihak sekolah marah.

       Bagaimana kisah film ini selanjutnya? Kalau penasaran ada baiknya catat saja tanggal mainnya ya. Dijadwalkan tayang perdaya pada tanggal 9 November 2017 di bioskop kesayangan. 

       Mari kita ajak keluarga kita menonton film yang bergenre remaja ini. Agar kita sebagai orangtua bisa memahami bagaimana sih dunia remaja jaman now.