IKLAN

Jumat, 25 November 2016

Sambut #UsiaCantik Dengan Bahagia


       Siapa sangka, seorang gadis kecil yang pemalu, tumbuh menjadi seorang remaja yang masih juga pemalu, namun sukses menggapai masa depannya menjadi seorang pemimpin? Gadis kecil dan remaja pemalu itu adalah diriku! 
       
       Amazing! Begitulah aku menyikapi pengalaman hidupku. Sungguh aku juga tidak yakin, masih sering mengucek-ngucek mata, benarkah akhirnya aku keluar dari zona tak nyaman? Dari sosok gadis pemalu, hingga akhirnya menjadi seorang pemimpin ditingkat kelurahan di kotaku.







       Awalnya, ayah menyekolahkan diriku di sebuah sekolah kedinasan setelah tamat SMA. Aku dididik 3 (tiga) tahun di sebuah akademi pemerintahan dalam negeri. Kalau sekarang sih lebih dikenal dengan IPDN seperti yang ada di Sumedang Jawa Barat. Intinya selama mengikuti pendidikan di sana kami dipersiapkan untuk menjadi pamong. 


Kenangan saat di APDN Palembang


       Mungkin ayah tak tahu, bahwa anak gadisnya ini seorang pemalu. Istilahnya sekarang ini kurang gaul kali ya? Aku juga mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi. Kalau terlibat pembicaraan bareng orang lain, aku lebih sering jadi pendengar setia daripada ikut aktif terlibat dalam pembicaraan.

       Sempat muncul rasa khawatir dalam diriku, setelah tamat sekolah kedinasan ini, apakah aku mampu menjadi seorang pamong yang notabene memimpin masyarakat di wilayahnya? Sebagai seorang alumni sekolah kedinasan, kami harus mampu menjadi seorang pemimpin. Lha, gimana aku mau jadi pemimpin, kalau ngomong saja aku malu? Gimana mau pidato di depan masyarakat, kalau berdiri di depan orang banyak aku grogi? Namun aku bertekad, kecemasan dan rasa takut itu harus kukalahkan! Aku menghibur diri dan bergumam dalam hati, "Masa' sih, alumni sekolah kedinasan grogi ngomong di depan umum?"

       Hingga...  tibalah saat yang mendebarkan itu. Tanggal 15 Agustus 2007 aku dilantik menjadi seorang Lurah di sebuah kelurahan. Bersama beberapa teman lainnya, berseragam PDUB putih dengan atribut lengkap, aku berdiri tegap menerima amanah ini dari Bapak Walikota Palembang. Sejak saat itu otomatis hidupku berubah drastis. Dari seorang perempuan yang irit ngomong dan kurang gaul, otomatis berubah 180 derajat. Harus banyak berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat. Satu hal yang menjadi catatanku, sejak menjadi Lurah aku mulai terampil ngomong di depan umum. Padahal sebelumnya, aku paling takut disuruh ngomong atau pidato di depan umum.


Foto bareng teman-teman Lurah


       Itulah pencapaian dalam hidupku yang menurutku paling berkesan. Ketika aku dilantik menjadi pamong, usiaku saat itu baru selesai berulang tahun ke 35. Sebuah usia yang menurut masyarakat luas sering diartikan sebagai usia dewasa atau golden age. Dimana, dalam 35 tahun keatas tersebut bagi seorang perempuan adalah masa-masa penuh aspirasi untuk mencapai cita-citanya.

       Namun usia 35 tahun keatas sering menjadi momok menakutkan bagi seorang perempuan. Takut menjadi tua seiring dengan bertambahnya usia. Padahal ini adalah sebuah proses yang harus dilalui dengan indah tanpa rasa khawatir akan menjadi makin berumur atau menua. Namun perlu disikapi sebagai proses yang harus dilalui untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik.

       Ngomong-ngomong soal usia nih... sebetulnya aku sempat merasakan zona tak nyaman ketika usiaku beranjak naik. Ada rasa khawatir dalam diriku bahwa proses menua itu akan terjadi pula dalam hidupku. Tetapi itulah hidup, kita tak akan bisa menolak menjadi tua kan? Tinggal kita hadapi saja proses bertambahnya usia dengan bahagia.  Bahwa dengan bertambahnya usia akan menambah wawasan dan kedewasaan kita sebagai seorang perempuan sempurna.

       Nah... pengen tahu apa yang membuatku merasa cemas ketika usiaku beranjak naik? Tentu saja aku cemas nantinya akan semakin tua, dengan kulit wajah yang semakin kendur dan keriput. Duh... membayangkan hal itu aku makin cemas menghadapi bertambahnya usia. Pernah aku bertemu dengan seorang ibu-ibu yang usianya sekitar 40 tahunan. Kulit wajahnya tampak suram dengan gurat-gurat menghiasi wajahnya pertanda kulitnya tak kencang lagi. Duh... aku makin galau membayangkan hal itu bakal terjadi pada diriku.

       Apalagi selama 6 (enam) tahun menjadi Lurah, otomatis aku banyak melakukan aktifitas dan kegiatan diluar kantor. Seperti melakukan pembinaan di posyandu, melihat kebun TOGA kelurahan, berkunjung ke RT-RT, mengikuti pengajian ibu-ibu kelurahan, datang ke acara karang taruna, melakukan kerja bakti dan gotong royong kebersihan bersama masyarakat, serta banyak lagi. Tentunya aktifitas seperti itu akan mempengaruhi kulit tubuh kita. Apalagi kulit wajahku termasuk jenis yang sensitif, mudah sekali kusam karena terpapar sinar matahari. Kulit wajahku menjadi buram dan kehitaman. Untuk menyiasatinya aku bawa payung atau memakai topi agar wajahku terlindungi.

       Sampai pada akhirnya, ada seorang teman baik yang menyarankan melakukan perawatan kulit. "Mulai sekarang harus peduli lho Mba Rita... melakukan perawatan kulit. Terutama area wajah agar terjaga kesehatnnya. Apalagi Mba Rita sering beraktifitas di luar ruangan. Penting sekali untuk memperhatikan kesehatan dan kecantikan kulit agar tetap terjaga." 

       Mendengar nasehat dari teman baikku itu, aku mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan kulit terutama area wajah. Aku yang tadinya kurang peduli perawatan ala salon, sejak dinasehti temanku itu seolah tersadar akan kelalaianku. Kalau tidak rajin melakukan perawatan jangan-jangan bayangan tentang perempuan tua dengan wajah kusan penuh flek di wajahnya akan menimpa diriku. "Hiii... Serem ahh," aku bergidik membayangkannya.

          
Produk Revitalift Dermalift dari L'oreal Paris


       Walaupun aku pernah tak peduli dengan kondisiku yang ogah ke salon melakukan perawatan, namun bukan berarti terlambat untuk mengubah gaya hidup. Kini saatnya harus lebih peduli memperhatikan penampilan agar terlihat fresh dan segar. Apalagi ketika aku menemukan produk Revitalift Dermalift dari L'oreal Paris. Produk ini merekomendasikan kepada pemakainya untuk mendapatkan benefit yang bagus bagi setiap perempuan dalam mengapresiasi #usiacantik.

       Kandungan bahan alami yang bagus dalam Revitalift Dermalift dari L'oreal Pars diyakini mampu membuat perempuan pemakainya tampil lebih fresh dan segar. Kandungan tanaman Centella Asiatica, Pro-Retinol A dan Dermalift Technology dapat mengurangi kerutan sebanyak 27% dan meningkatkan kekencangan sebanyak 35% di 8 (delapan) zona utama wajah yaitu meliputi: dahi, diantara alis, kontur mata, kerutan ujung luar mata, pipi, garis senyum, rahang seta leher.

       Kayaknya nih... kita tak perlu takut lagi ya akan pertambahan usia yang sering jadi momok menakutkan bagi seorang perempuan. Dengan semangat self healing mari kita sambut #usiacantik dengan bahagia. Bersama dengan Revitalift Dermalift Centella Asiatica, kita nikmati saja proses pertambahan usia yang menjadikan kita semakin sempurna sebagai wanita dewasa. Tanpa ada rasa cemas dan takut menjadi tua!

   

162 komentar:

  1. Ah ada Bu Lurah cantik, seneng ya mengemban amanah sebagai pamong desa Mbaaaa.
    Aku ga takut bertambah umur mbaa,seneng biar tambah cantik hahha *hatinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mksh atensinya ya Mba.. Berkat Loreal jadi pede gak takut menua..haha..

      Hapus
  2. aih.. baru tau kalo mba Rita adalah bu lurah. gara2 usia cantik nih, saya jadi tau hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo skrg saya gak lagi Mba.. Saya sdh pindah instansi..😊

      Hapus
  3. Mba Rita pernah jadi lurah jugaa? wow....keren. luar biasa nih pencapaiannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mksh atensinya ya Mba.. Btw, aku skrg sdh di sekretariat daerah..

      Hapus
    2. Ooh kirain masih lurah.
      Eh, Mbak Rita skrg Sekda?
      Wiih keren

      Hapus
    3. Aku skrg stafnya Sekda Mba.😊😊😊 bukan Sekdanya..😃😃😃

      Hapus
  4. Cerita mba Rita ini bisa jadi bukti, bahwa sosok pemalu juga ternyata bisa menjadi pemimpin asal berusaha ya Mba. Biar ga dikotak-kotakin lagi orang-orang yang pemalu dan sering grogi tampil di depan umum.

    Jadi tambah semangat nih, terima kasih Mba Rita sudah berbagi cerita pengalamannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupas...kudu semangat Mba dalam segala hal.. Yuk tetap optimis meraih perubahan..

      Hapus
  5. Wow keren mba! Pemalu tapi bisa jadi lurah ya.. salut banget. Pamong desa yg cantik dgn perawatan yg tepat dari Loreal jadi kl ketemu orang2 wajahnya lbh cerah ya mba :D

    BalasHapus
  6. wah..mba Rita ibu lurah ternyata :)

    BalasHapus
  7. Baru tahu kalau Mbak Rita ini seorang lurah. Tetap semangat di usia cantik ini ya, Mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mksh atensinya ya.. Tapi aku skrg enggak Lurah lagi.. Aku dah pindah je salah satu instansi yg lain..😊

      Hapus
  8. Aduh, makin jatuh cinta sama l'oreal. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaaa... Aku juga jatuh cinta sama Loreal..😊

      Hapus
  9. Tidak takut menghadapi penuaan. Kan sudah ada l'oreal! :D

    BalasHapus
  10. Tapi Mbak masih kelihatan muda. Pasti Mbak sering tersenyum dan berpikir positif. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mba.. Aku selalu berfikir positif dan mengambil hikmah yg terbaik dari suatu peristiwa.. Dan apapun pengalaman hidup walau pahit sekalipun aku selalu mencoba utk tetap tersenyum..😃

      Hapus
  11. Semangat terus, Bu Lurah. Semoga selalu sehat dan tetap cantik. :)

    BalasHapus
  12. Wah, mbak Rita proses perjalanannya menakjubkan, saya ngebayangin diri saya yang nggak pede tampil di muka umum. Kemudian beranjak perlahan-lahan bahwa 'saya harus bisa' 'saya pasti bisa' kalau kedengerannya sepele tapi rasanya luar biasa. Seperti melampaui batas.
    btw, saya suka banget gambarnya deh. Kayaknya bukan mbak. Kayak the new mbak Rita gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hidupku memang aku camkan dalam hati jargon spt ini "Kalau orang lain bisa kenapa aku tidak?" Mungkin karena kata2 itu membuatku termotivasi melakukan perubahan dalam diri..

      Hapus
  13. Senangny bs bc cerita bu lurah ini... minta tanda tanganny bu...^^

    BalasHapus
  14. Wah ... Ada sesosok Kartini masa kini kayak Bu Lurah Yah....:)

    BalasHapus
  15. wah ternyata pernah jadi bu lurah ya mba rita. dulu aku ga asing lagi sama mahasiswa stpdn jatinangor karna kampusnya tetanggaan sama kampusku :)
    moga makin sukses di usia cantiknya ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atensinya ya Mba.. Tetapibakrg ini sudah mantan Lurah..😊

      Hapus
  16. tenang aja bu Lurah, kan bisa perawatan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul..ada perawatan bagus dari Loreal..hihi

      Hapus
  17. ya ampun... ibu lurah juga blogger cuantik...... aku juga pemalu..n ga bisa banyak omong..terutama baru kenal..

    wah disiplin nih orgnya.. stpdn ..hi2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat Mba..ubah sifat negatif menjadi positif..

      Hapus
  18. Sekarang sudah nggak malu-malu lagi kan mbak hihihi... Saya dulu juga gitu mbak.. Lama-lama aku pikir rasa malu itu bikin ga berkembang,lalu berubah dikit lah, sekarang pun masih pemalu Tapi ga separah dulu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba.. Sifat pemalu yg negatif kalo dipelihara kita gak akan maju dan berkembang..

      Hapus
  19. Ternyata, Mbak Rita ini seorang lurah ya...
    Karena profesi, orang yang pendiam, bisa berubah jadi orang yang harus bisa ngomong di depan publik. Lama-lama terbiasa ya, Mbak? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mba.. Ibarat kalat pepatah Kalo diasah lama2 bernas juga..😊

      Hapus
  20. Waduh mantan lurah toh...keren Mba :) Jd ingat klo dulu sy pernah pemalu, akibat mempush diri skrg malah malu2in &ahaha.....:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kudu kalahkan rasa pemalu Mba.. Biar gak malu2in..hihi..

      Hapus
  21. Waduh mantan lurah toh...keren Mba :) Jd ingat klo dulu sy pernah pemalu, akibat mempush diri skrg malah malu2in &ahaha.....:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih byk kesempatan utk berbenah diri Mba.. Tetap semangat ya..

      Hapus
  22. Waaaah dulunya Bu lUrah ya Mbk, keren nih pengalamannya. Masya Allah penuh dedikasi Mbk ini. Semoga makin banyak berkarya ya Mbk, usia bukan penghalang :) tetap #UsiaCantik semakin cantk :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih byk atensinya ya Mba.. Semoga demikian juga dgn Mba Naqi..

      Hapus
  23. Ih, baru tahu kalo Mbak Rita ini Bu Lurah. Keren banget. Mbak Rita humble banget sih. Teladaaaaan lagi saya. Kudu nyontoh Mbak Rita. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duhh...aku jadi malu nih.. Sebetulnya aku masih biasa2 aja Mba.. Belum byk juga pencapaiannya..😊

      Hapus
  24. Halo bu lurah cantik, wwah yg mau utus administrasi di kantor kelurahan bakalan betah, nih, saya selalu kagum sama pemimpin perempuan, mba rita makin cantik dan mature di usia cantik

    BalasHapus
  25. Wah baru tahu mb Rita seorang Lurah... Moga terus sukses ya mb karirnya hingga mencapai posisi tertinggi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo skrg sudah jadi mantan Lurah Mba..

      Hapus
  26. masya Allah..sempet jadi lurah yang tantangannya menghadapi masy yang beragam,sulit tapi challenging banget ya mba..kereen super kereen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tantangannya itu harus mengayomi masyarakat Mba..

      Hapus
  27. Wah wah, keren banget perjuanganna Bu Lurah cantik yang satu ini. salut Mbak. Salam kenal dariku. Kufollow, folbek ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atensinya Mba..alo sekarang dah mantan Lurah Mba..

      Hapus
  28. Kok baru nyadar kalo ada lurah cantik yang selama ini selalu mensupport dan menyemangati diriku yang suka curhat.Salut deh sama bunda keren satu ini udah smart, pekerja ulet, supel dan.beautiful pula 😘😍😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duhh...jadi malu akunya.. biar dah mantan Lurah semoga kisahku bisa menjadi inspirasi ya Mba.. Bahwasannya kemampuan seseorang itu bsa diasah asalkan tekun, ulet dan mau move on..

      Hapus
  29. Tiga tahunan lg aku masuk usia cantik nih, mau pake loreal jg ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yukk...siap2 memasuki usia cantik dan jangan lupa pakai Loreal ya..hihi

      Hapus
  30. salam bu Lurah yang ramah, duh keren banget pencapaiannya, salut. Sukses selalu ya Bu Lurah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mba atas atensinya.. kisah pengalamanku ini semoga bermanfaat dan meginsirawi.. Btw, sekarang dah mantan Lurah lho..

      Hapus
  31. Saya baru tau kalau Mbak Rita ternyata ibu lurah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejak 3 tahun yang lalu aku gak Lurah lagi.. dah mantan.. Semoga kisahku bisa dipetik benang merahnya ya Mba..

      Hapus
  32. Ketinggalan kereta nih, udah panjang beud komennya. Keren oi Mb Rita..sukses slalu Mbak...

    BalasHapus
  33. Salam hormat buat ibu lurah, semoga saya bisa ngikut jejak nya

    BalasHapus
  34. Bu lurah, saya juga pemalu. Apalagi kalau disuruh ngomong di depan umum. Beuh..gerogi.
    Jadi pengin ke Palembang lagi, biar bisa kopdar dengan BU Lurah usia cantik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah...kapan Mba Ety mau ke Palembang kabarin ya.. Kita kopdaran..😊

      Hapus
  35. Bu lurah, saya juga pemalu. Apalagi kalau disuruh ngomong di depan umum. Beuh..gerogi.
    Jadi pengin ke Palembang lagi, biar bisa kopdar dengan BU Lurah usia cantik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yukk kopdaran kita.. Kapan ke Palembang ntar saling hubungi ya..

      Hapus
  36. Maaf Bu Lurah, eh Bu Ritaa, ternyata kondisi bisa mengubah sifat seseorang ya Mbaa, yang tadinya pemalu, bisa sebaliknyaa. Sama kek saya dulu Mbaa, pemalu juga, namun tuntutan kerjaan menempa saya jadi wanita yang gak boleh malu, eh tapi sesekali suka nongol juga sih sifat asli pemalunya :D :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intinya kita sendiri yg harus mengalahkan rasa malu agar bisa move on..

      Hapus
  37. Seneng sekarang banyak pemimpin wanita, semoga birokrasi jadi lebih luwes

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harapanku juga demikian Mba.. Semoga makin bNyak wanita yg eksis dlm bidangnyq masingmasing..

      Hapus
  38. Baru tau kalau ternyata Mbak Rita adalah Bu Lurah :D
    Wah gak nyangka dulunya pemalu ya, TFS ceritanya menginspirasi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa menginspirasi ya Mba.. makasih sdh berkunjung ya..

      Hapus
  39. mantap Buuu sukses selalu

    -M.
    http://inklocita.blogspot.co.id/2016/11/impulsive-weekend-trip-awal-mula.html

    BalasHapus
  40. Mba Rita ternyata ibu lurah ya mba, mantep banget mba. Setuju banget sambut usia cantik harus dengan selalu bahagia ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atensinya ya Mba.. Btw, sekarang dah enggak Lurah lagi..dah mantan..

      Hapus
  41. Mba Rita, aku baru tahu kalau bu Lurah. Senang sekali bu Lurah yang jagoan nulis dan cantik pula :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh...jadi malu aku dibilang cantik.. Btw, kalo urusan nulis masih jago Mba Rach Alida koq..

      Hapus
  42. Setelah lurah semoga bisa nyalon ke bupati atau walikota dalam usia cantiknya amin

    BalasHapus
  43. iya mbak betul sekali, tetap berpikir positif dan jangan lupa bahagia mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih atensi dan kunjungannya ya Mba..

      Hapus
  44. wah kisahnya sungguh menarik, terasa menjalani proses yang akhirnya berujung pencapaian.

    BalasHapus
  45. mbakkk rita keren banget sih jadi pemimpin masyarakat, itu gak mudah lho, ini benar2 usia cantik nan produktif

    BalasHapus
  46. Ahhh asli kerenn bangett kamu makk 😍.

    BalasHapus
  47. Wah, ternyata kuliahnya di Jatinangor... asyik nih Bu Lurah, semoga tetep sehat ya supaya bisa terus ngemong masyarakat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku kuliahnya masih di Palembang..belum terpusat di Jatinangor..

      Hapus
    2. Wah, pernah kuliah di Palembang? Sama dong.. hehehe

      Hapus
    3. Tosss Mba...kita sekampung ya.
      Hehe..

      Hapus
  48. Bu lurah yang super aktif, selain bermanfaat untuk daerahnya. Masih sempat menebar ilmu untuk yg lain melalui blogging. Sehat selalu ya bu...

    BalasHapus
  49. Inspiratif bangett mbak ritaaa 😊
    Nice sharing mbaak 😁 salam kenaaal 😇

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih ya atensinya..makasih juga atas kunjungannya.. Salam kenal juga ya..

      Hapus
  50. Ga nyangka Mba Rita pemalu. Kayaknya kalau di blog itu tulisannya akrab dan dekat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba..dulu aku tuh pemalu dan pendiam.. gak berani ngomong banyak sama teman ngobrol.. Tapi alhamdulillah lama2 berubah.. Mungkin orang2 pemalu dan pendiam bisa menemukan dirinya ketika menulis.. Artinya orang2 kayak aku ini bisa menemukan jati dirinya dengan tulisan..

      Hapus
  51. Wah aku baru tahu dirimu pernah jadi lurah. Berarti suatu hari nanti bisa jadi bupati ya? Bupati cantik

    BalasHapus
  52. Wahhh bu lurahnya glowiing, semoga lancar tugasnya dan makin kece dan hepi mba, aamiin

    BalasHapus
  53. Naah tebakanku benar, Mbak Rita ini seorang lurah ... ih keren. Lurah perempuan selalu keren di mata saya, Mbak Rita. Dan hebatnya, bisa memaksa Mbak Rita untuk lebih banyak ngomong di depan orang yah ... momen usia cantik yang luar biasa ya Mbak :)

    BalasHapus
  54. Hebaat, bu lurah sekaligus blogger. duuuh dikau inspiratif mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih aatensi dan kunjungannya ya Mba..

      Hapus
  55. Bu lurah... cantik dan awet muda... hmmm perfect :)

    BalasHapus
  56. Waaah keren mba, gara-gara postingan usia cantik jadi tahu kalau mbak Rita pernah jadi lurah, pencapaian yang luar biasa mba, sekarang sudah memasuki usia cantik makah jadi makin pede ya mba ☺️

    BalasHapus
  57. Salam kenal Bu Lurah... semoga tetap cantik, kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga ya Mba Liza Permasih.. makasih kunjungannya ya..

      Hapus
  58. Mba Ritaaa, usia cantiknya produktif banget. Nggak mudah jadi pelayan masyarakat, fisik dan pikiran semua pasti dicurahkan utk pengabdian ya mba. Sukses terus ya mbaaak 😍😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih ya Mba..atensi dan supportnya..

      Hapus
  59. Wuaaaaa..ternyata bu Luraah :) *sodorin tangan....sehat bu? kapan ya aku dibawa kesini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha... sodorin tangan juga ahh.. Alhamdulillah sehat Mba..hehe

      Hapus
  60. aku dulu juga pemalu dan cuek, Mbak. Sekarang aku masih pemalu di usiaku yang beranjak 35 ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoo Mba... move on.. InsyaAllah bisa beubah koq jadinya gak pemalu lagi..

      Hapus
  61. Wah kece banget, Bu Lurahnya hobi ngeblog :D

    Salam kenal Mbak Rita :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali ya Mba.. makasih sudah betkunjung ya..

      Hapus
  62. cantik itu hrs keluar dari pikiran kita,
    krn itu yg akan memotivasi unt selalu berpikir positif
    bener nggak sih hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuppss... benar sekali Mba.. Selalu berfikir positif akan menampilkan aura positif yang bikin cantik dari dalam..

      Hapus
  63. wah ... bu lurah nya masih sempat ngeblog juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dong...sebab ngeblog sudah menjadi passion..

      Hapus
  64. Ahhh mba Rita ternyata Lurahhhh, hihihihi. Seneng banget kalau ketemu ibu Lurah cantik dan inspiratif begini hihihihi. Semoga suatu saat kita bisa ketemu yaaaa. Salam kenal :))

    BalasHapus
  65. Keren banget pencapaian nya, Mba Rita! Terutama keberanian utk akhirnya keluar dari comfort zone. Hats off! Kayanya jarang banget ada Ibu Lurah slash blogger. Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha... malah banyak yg gak tahu lho Mba kalo aku side-job sebagai blogger, hihi..

      Hapus
  66. Wah, sukses nih jadi bloger misteri. Ada BuLu, ternyata, Bu Lurah, hahaha...
    Ini dia Ibu Lurah kekinian. Pasti warganya dihimbau jadi bloger ya, Bu.

    Setuju. Berpikir positif itu, luar biasa efeknya.

    Yang pasti pasti kita sibuk mengurus kekurangan diri sendiri. Otomatis tak ada waktu memikirkan apalagi membicarakan keburukan orang lain.

    Salam kenal dari bumi Borneo ya Bu :).


    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha... makasih atensinya Mba.. Aku blogger silent Mba.. Gak ada yang tahu dengan profesiku ini awalnya.. Tapi makin kesini makin tahu karena aku suka posting..hehe

      Hapus
  67. Usia tidak membatasi aktualisasi diri ya mbak 😅 good luck mbak rita..

    BalasHapus
  68. Wah mbak rita dulunya lurah *sungkem hihi

    BalasHapus
  69. Wah sudah usia cantik penuh prestasi, salam bu lurah :)

    BalasHapus
  70. aku juga gadis pemalu mbak, tapi di organisasi yang aku geluti, aku jadi pemimpin juga. Keluar dari zona nyaman. Keren mbak, jadi lurah (y). Mbak lurah cantik :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah ya Mba.. Kita mesti berjuang keluar dari zona tak nyaman dan alhamdulilah kita bisa ya Mba..

      Hapus
  71. Wah .. Hebat sekali mbak Rita ... senang bisa membaca dan menarik pelajaran dari perjalanan hidupnya ... terimakasih sudah berbagi ya mbak:) Sukses terus ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atensi dan kunjungannya ya Mba..

      Hapus
  72. Bu rita mah masih cantik di usia cantik, ini saya usia gemes hehehe blm genap 30 taun sudah nemu tanda2 penuaan seperti flek bu T.T uda boleh pakai anti aging gt blm ya bu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting perawatan aja Mba.. Gak usah dengan bahan2 yang mahal juga gak apa2..

      Hapus
  73. Baru tau juga, ternyata Mbak Rita, seorang Lurah..
    Amazing... Sehat selalu yah mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sehat Mba.. makasih atas kunjungannya ya..

      Hapus
  74. Kulit yang sehat dan cerah juga bisa menjadi salah satu modal untuk tampil di depan umum ya, mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba.. Kalo kulit sehat dan terawat kita jadi pede tampil di depan umum..

      Hapus
  75. Masyaa Allah jempol deh buat Mbak :)

    BalasHapus
  76. di usia cantik wanita harus menunjukkan jati dirinya ...........

    BalasHapus
  77. Semoga bahagia selalu ya bu lurah :)

    BalasHapus
  78. Semoga bahagia selalu bu lurah :)

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya ya...