IKLAN

Jumat, 26 Februari 2016

SOLUSI KULIT CANTIK DAN SEHAT DENGAN GIZI SUPER CREAM

(REVIEW)

       Usiaku sudah tak muda lagi. Sudah lebih empatpuluh-tahunan. Bahkan hampir mendekati usia kepala lima. Sebagai wanita yang berusia matang (ehem... gak mau dibilang tua, hehe), tentunya kudu penting memperhatikan perawatan kulit dan wajah.

       Masalahnya, wajahku termasuk memiliki jenis kulit yang sensitif. Tak semua jenis kosmetik cocok kupakai. Pernah lho aku memakai kosmetik sejenis krim pemutih. Bukannya kulit wajahku tambah glowing, malah hasil yang kudapatkan sebaliknya. Wajahku kemerahan seperti tomat. Lama-kelamaan semakin merah gelap dan akhirnya menghitam. Seolah kulit wajahku terbakar dan seperti mau melepuh. Duh... tambah galau daku! Itulah pengalamanku ketika masa SMA dulu.

Sabtu, 20 Februari 2016

Ini Nih Manfaat Travelling Bareng Pasangan


       Beberapa waktu yang lalu aku pernah baca artikel di internet, bahwasanya orang yang suka travelling itu adalah orang yang bahagia. Hmm.. mungkin ada benarnya juga ya? Sebab, tujuan kita melakukan travelling itu kan untuk mencari kesenangan dan rehat sejenak dari rutinitas. Sehingga setelah travelling usai akan timbul energi positif, bawaannya bahagia dan happy. Otak kita pun terasa segar dan suasana suntuk pun mencair.

       Rasanya tulisan yang kubaca itu tak  berlebihan, mengingat efek dari melakukan travelling itu secara nyata aku rasakan koq! Kalau sedang suntuk karena banyaknya pekerjaan yang bikin stres, mikirnya pasti deh pengen menghilang sebentar dan menjauh dari rutinitas. Pengen jalan-jalan alias travelling agar suasana hati dan otak kita  menjadi segar kembali.



Minggu, 14 Februari 2016

BANGKA NEGERI SERIBU PANTAI


       Liburan akhir tahun 2015 yang lalu, aku jalan-jalan bareng keluarga besar touring ke tiga privinsi. Bertolak dari Palembang menuju Muaradua untuk bermalam di rumah adik ipar. Keesokan harinya lanjut ke Danau Ranau, lanjut lagi ke Krui bermalam di rumah seorang kerabat. Keesokan harinya lanjut ke Manna, kota Bengkulu, Lubuk Linggau dan kembali lagi ke Palembang. Empat hari full kami melakukan touring. Capek, lelah, penat sudah gak terasa lagi. Tenggelam dengan rasa happy dan enjoy menikmati keseruan dan kehebohan jalan-jalan bareng keluarga besarku.

       Yang bikin seru itu tentu saja karena selama perjalanan touring itu kami banyak melewati pantai. Mulai dari pantai di daerah Krui hingga pantai di kota Bengkulu. Begitu melihat pantai kami segera berhamburan menjejakkan kaki di pasir yang putih. Ini terjadi di pantai Krui. Beda denga pantai di daerah Krui lainnya, pantainya bebatuan, persis seperti pantai di Bangka.


Sabtu, 13 Februari 2016

Tips Menyiapkan Perlengkapan Travelling


       Rasanya baru kemaren sore melepaskan penat dari perjalanan panjang liburan akhir tahun. Tidak terasa kami sampai melewati perjalanan di tiga provinsi sekaligus. Perjalanan yang seru, heboh namun mengesankan. Sebab selama ini belum pernah daku travelling bareng keluarga dan touring-nya sampai empat hari. 

       Untuk melakukan perjalanan panjang touring ala backpacker seperti itu tentunya persiapan harus matang. Yang pertama, mesti cek kondisi kendaraan yang akan dibawa. Misal kita kan bawa mobil yang kondisinya mesti fit dan prima. Sebelum dibawa jalan jauh mesti dibawa ke bengkel langganan untuk cek kondisi mesin dan minyak olinya.


Rabu, 10 Februari 2016

WEDDING IMPIAN DI BALI


       Siapa yang tidak mengenal Bali? Tentunya sudah banyak yang tahu dong dengan pulau yang mendapat julukan Pulau Dewata ini? Alamnya yang sangat indah sangat potensial untuk pengembangan tujuan pariwisata di Indonesia. Bahkan saking populernya di mancanegara Pulau Bali lebih dikenal dari Indonesia lho!

       Ngomongin Pulau Bali, saat ini banyak sekali orang menggelar perhelatan pesta pernikahan di Bali. Bahkan beberapa artis terkenal negeri ini memilih Bali untuk mengabadikan momen sakral mereka. Memang Bali mempunyai daya tarik dan pesona luar biasa bagi setiap orang untuk menggelar acara perayaan pernikahan. Hal itu mudah diwujudkan karena banyak tempat pernikahan di Bali yang menjanjikan suasana istimewa saat perhelatan pernikahan.

Senin, 08 Februari 2016

Filosofi Imlek


       Sebelumnya aku mau mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek bagi masyarakat keturunan Tionghoa yang merayakannya. Gong Xi Fat Cai, Wang Se Ru Yi, Sen Thi Cien Khang. Yang berarti: Semoga senantiasa diberi keseharan, damai sejahtera dalam rumah tangga dan kesuksesan. Makna ucapan tersebut mendalam sekali ya artinya....

       Saat ini perayaan Imlek semakin meriah. Ini bisa dilihat dekorasi di mall-mall yang berhiaskan aneka dekorasi dan ornamen khas Imlek. Bahkan ada pertunjukan barongsai segala. Dulu ketika aku masih kecil, tidak pernah melihat perayaan Imlek semeriah seperti sekarang ini. Era saat ini lebih terbuka ya sehingga budaya dari etnis Tionghoa dapat berkembang dan melebur. 


Minggu, 07 Februari 2016

Kulineran di Pindang Kupek Randik Sekayu


       Dari kota Lubuk Linggau menuju kota Palembang butuh waktu tempuh sekitar enam jam. Waktu tersebut bisa tembus asal tidak mampir-mampir alias singgah di suatu tempat. Tapi rasanya gak mungkin deh, mesti ngisi perut dulu dong! Secara dari Lubuk Linggau kami tidak bawa bekal makanan lagi. Memang niat dari awal ntar makan malamnya di kota Sekayu saja. Kebetulan pas masuk kota Sekayu kan sudah magrib. Kudu nyari masjid untuk shalat magrib dan selanjutnya mencari tempat makan yang enak. Pengen makan pindang nih....!

       Alhasil, kami menemukan masjid untuk shalat magrib. Ketika turun dari mobil, aku sempat mengabadikan senja yang mulai temaram. Panoramanya keren banget, ada panorama senja persis di belakang masjid. Keren deh hasil fotonya.

Sabtu, 06 Februari 2016

Touring Menjelajahi 3 Provinsi


       Alhasil, waktu terus beranjak dan menunjukkan hampir pukul setengah tiga sore. Wah, dah kesorean nih berada di tempat wisata alam Air Terjun Temam di Lubuk Linggau. Rombongan kami segera berkemas-kemas untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Palembang. Sontak alam pikiranku membayangkan rumah dan tempat tidur yang nyaman. Pengen segera meluruskan pinggang dan beristirahat. Rebahan dan tidur pulas sambil meluk bantal saking capeknya, haha...


Cerita sebelumnya dapat dibaca di SINI

Gambar dipinjam dari SINI

Kamis, 04 Februari 2016

Wisata Alam Air Terjun Temam Lubuk Linggau


       Setelah menikmati wisata alam dan foto-foto di Bendungan Watervang, rombongan kami melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Temam. Butuh waktu sekitar duapuluh menit untuk tiba di lokasi. Ketika memasuki areal wisata tersebut, nampak banyak sekali pengunjung yang datang. Sepertinya liburan cuti bersama Natal 2015 yang lalu benar-benar dimanfaatkan banyak orang untuk berlibur ya...

Cerita sebelumnya baca di SINI

Objek wisata Air Terjun Temam di Lubuk Linggau

Selasa, 02 Februari 2016

Wisata ke Bendungan Watervang Lubuk-Linggau


       Seperti yang sudah kuprediksi sebelumnya, nampaknya rombongan touring kami gak sempat lagi nih singgah di Curup. Senja sudah mulai meredup dan cahaya mentari mulai memudar. Ketika memasuki kawasan Curup hari sudah mulai gelap. Mungkin suatu saat deh kalau ada waktu lagi bisa jalan-jalan dan berwisata di Curup. Penasaran dengan pemandian air panasnya yang terkenal bisa mengobati berbagai penyakit. 

       Walaupun senja mulai gelap, namun kami masih bisa melihat pemandangan di kiri-kanan jalan. Ada sawah yang terhampar luas dan bertingkat-tingkat. Maklumlah, di tempat ini kan masih satu hamparan dengan Bukit Barisan. Kontur daratannya naik turun. Udaranya yang sejuk pas banget untuk bercocok-tanam. Konon sayur-mayur yang dihasilkan dari daerah Curup cukup baik produksi tanamannya.

     Cerita sebelumnya dapat dibaca di SINI

Senin, 01 Februari 2016

Singgah di Rumah Pengasingan Bung Karno Bengkulu


       Setelah puas berkeliling di Benteng Marlborough, kami bergegas masuk ke dalam mobil masing-masing. Perjalanan selanjutnya adalah menuju Rumah Pengasingan Soekarno di Bengkulu. Mendengar nama Soekarno pastinya sudah tidak asing lagi ya? Beliau adalah tokoh proklamator dan presiden RI yang pertama.


Cerita sebelumnya dapat dibaca di SINI

       Menurut informasi yang kubacaRumah Pengasingan Soekarno adalah tempat yang pernah didiami beliau selama menjalani sebagai tahanan politik di Bengkulu. Letaknya di kelurahan Anggut Kecamatan Gading Cempaka Bengkulu. Ini adalah kunjunganku yang kedua ke tempat ini. Setelah kunjungan sebelumnya pada bulan April 2015. Saat itu semua foto-foto yang kuabadikan di tempat ini terhapus semua saat aku mengeditnya di kamera. Untunglah aku bisa datang lagi ke sini. Kesempatan kali ini tak kusia-siakan. Langsung deh pasang aksi, berpose bareng suami dan keluarga di sini. Mumpung ada kesempatan berkunjung ke situs yang bersejarah ini ya...

        Untuk masuk ke dalam rumah tersebut, kita hanya membayar karcis sebesar Rp. 5.000,- Murah banget ya? Siang itu pengunjungnya cukup ramai. Mungkin bertepatan dengan libur cuti bersama Natal 2015 ya? Dengan waktu yang sempit, kami masing-masing sibuk sendiri, mengunjungi satu persatu sudut rumah ini. Kesempatan ini lagi-lagi kugunakan untuk memotret momen.

       Menurut sejarahnya (dari Wikipedia), rumah tersebut milik seorang penduduk lokal keturunan Tionghoa. Rumah tersebut disewa oleh pemerintah Belanda untuk Soekarno selama dalam pengasingan. Dari tahun 1938 hingga 1942 Soekarno diasingkan di sana. Di tempat ini pula akhirnya Soekarno bertemu jodohnya, ibu Fatmawati yang kelak menjadi ibu negara RI.

       Beberapa ruangan kami masuki, ada ruang kerja, ada kamar tidur lengkap dengan ranjangnya, ada ruang perpustakaan dimana terdapat lemari-lemari yang sarat buku. Pantaslah beliau cerdas dan pintar. Konon beliau termasuk tokoh yang gemar membaca. Yang paling menarik perhatianku adalah sebuah sepeda tua yang dipajang dalam lemari kaca. Menurut sejarahnya nih, sepeda tua itu sering dipakai Bung Karno untuk beraktifitas.
     
       Nah, biar kalaian gak penasaran seperti apa sih keadaan Rumah Pengasingan Bung Karno itu? Yukk simak foto-fotonya berikut ini ya...

   
Foto bareng suami di depan plang bertuliskan
RUMAH KEDIAMAN BUNG KARNO


Fotonya berlatang belakang Rumah Pengasingan Soekarno
Tamannya asri dan terawat


Yang disamping itu sepeda milik Bung Karno 


Sepeda tua milik Bung Karno, saksi sejarah perjuangan Bung Karno


Salah satu sudut ruang kerja Bung Karno


Pose di bawah pigura yang berisi lukisan foto Bung Karno


Salah satu lemari yang dipenuhi koleksi buku milik Bung Karno


Rumah Pengasingan Soekarno ini menjadi salah satu cagar budaya
yang dilindungi dan perlu dilestarikan karena punya nilai historis


Rumah Pengasingan Soekarno dilihat dari tampak depan, 
masih terawat dengan baik


       Setelah puas berkeliling Rumah Pengasingan Soekarno, lagi-lagi kami bergegas masuk ke dalam mobil masing-masing. Perjalanan berlanjut menuju kota Lubuk Linggau. Rencananya kalau ada waktu kami mau singgah di pemandian air panas di Curup. Tapi mentari mulai redup pertanda senja akan datang. Nggak tahu ya apa pak sopirnya bisa kenceng bawa mobilnya? Tapi kayaknya gak sempat lagi nih mampir-mampir karena hari mulai beranjak gelap.

     ..... bersambung... NEXT...


Berkunjung ke Benteng Marlborough di Bengkulu


        Ada yang pernah berkunjung ke Benteng Marlborough di Bengkulu? Nah... kunjunganku kali ini adalah kunjungan yang kedua. Yang pertama pada bulan April 2015 yang lalu. Namun sayangnya, foto-foto yang aku dokumentasikan terhapus semua. Ketika itu aku asyik mengedit foto memakai kamera. Tanpa sadar aku menekan tombol "dellete all". Apes banget deh! Semua foto terhapus. Untunglah saat itu aku masih punya dokumentasinya yang tersimpan di handphone.

       Cerita sebelumnya bisa dibaca di SINI

       Seperti yang telah kuceritakan sebelumnya, kami hanya singgah sebentar di Pantai Panjang. Perjalanan dilanjutkan ke Benteng Marlborough, sebuah benteng bekas peninggalan Inggeris. Benteng ini dibangun pada tahun 1713 hingga 1719 yang lalu. Ketika kami tiba di sana, terlihat pengunjungnya cukup banyak. Mungkin karena bertepatan dengan libur cuti bersama Natal 2015 ya! Kesempatan kedua ini tak boleh terlewatkan lagi untuk berselfie-ria. Jangan sampai deh terulang lagi semua foto-foto yang kuabadikan di handphone terhapus.

       Beberapa momen sempat kuabadikan melalui handphone. Capek juga sih ngambil fotonya, aku gantian sama suami. Atau minta tolong sama ponakan dan saudara kalau mau foto berdua suami. Mestinya bawa tongsis ya biar bisa foto asyik bareng suami. Jarang-jarang lho suamiku mau difoto, mesti dirayu dulu. Untunglah kali ini dia berhasil kurayu, pake rayuan gombal, haha...

       Sebetulnya, sudah lama aku pengen punya tongsis. Tujuannya agar bisa ngambil angle yang bagus pas difoto. Apalagi bila fotonya rame-rame, hasilnya sangat memuaskan. Dulu, aku pernah lihat ada tongsis kualitas baik yang dijual dengan harga diskon di sebuah toko buku terkenal. Ketika itu aku belum berniat punya tongsis karena aku pikir gak penting-penting amat memilikinya. Pas aku merasa butuh banget sama tongsis itu, aku datangi lagi tokonya. Ehh....ternyata diskonannya dah selesai. Nyesel banget deh saat itu gak langsung beli aja. Ternyata tongsis yang didiskon harga spesial itu harga aslinya lumayan mahal lho!

       Nah, kalau kalian mau lihat foto-foto ketika di Benteng Marlborough bisa dilihat di bawah ini ya...


Selfie bareng suami di depan plang besi
yang bertuliskan "FORT MARLBOROUGH"


Di depan pintu masuk ke dalam Benteng Marlborough


Ini prasasti yang berada di depan pintu masuk Benteng Marlborough


Salah satu ruangan sel yang ada di barak militer Benteng Marlborough


Taman yang asri dan terawat terdapat di dalam Benteng Marlborough


Dari atas benteng ini kita bisa melihat pemandangan kota Bengkulu
dan di latar belakang foto ini kita juga bisa melihat laut biru yang membentang


Benteng Marlborough ini dinobatkan menjadi salah satu cagar budaya
yang dilindungi dan perlu dilestarikan karena mengandung nilai historis

       Setelah puas selfie-selfi dan mengabadikan momen di tempat ini, kami segera melanjutkan perjalanan lagi. Tujuan selanjutnya adalah mengunjungi Rumah Pengasingan Soekarno. Di sana kita bisa melihat rumah tempat mantan presiden pertama RI saat diasingkan di Bengkulu. Cerita tentang ini ntar kulanjutkan pada postingan berikutnya ya...

..... bersambung.... NEXT...