KUE LAPAN JAM SAJIAN LEBARAN WONG PALEMBANG

Setiap daerah punya makanan khas yang mewakili identitas daerah itu sendiri. Misal, kota Jakarta terkenal dengan kerak telur, bir pletok, ...


Setiap daerah punya makanan khas yang mewakili identitas daerah itu sendiri. Misal, kota Jakarta terkenal dengan kerak telur, bir pletok, soto betawi, dan masih banyak lagi. Kota Padang identik dengan rendangnya yang terkenal ke seluruh penjuru Nusantara bahkan sampai ke luar negeri. Rujak cingur, rawon, ketoprak, empal gentong, gudeg, dan beberapa lagi lainnya adalah contoh berbagai makanan khas daerah. Nama makanan-makanan itu menjadi identitas daerah, dimana saat kita mengucapkan "gudeg" yang terlintas dalam benak kita adalah Yogyakarta. Begitu juga saat kita mengucapkan 'rujak cingur" maka yang terbersit dalam pikiran kita adalah kota Surabaya.


Nah....berhubung ada giveaway yang diadakan Mari Bercerita dengan Nita yang menandai terbitnya "Buku Pempek Palembang", aku akan berbagi sedikit cerita tentang makanan khas lainnya dari Palembang. Yuk...simak ceritaku ya...!

Kota Palembang memang terkenal dengan makanan khasnya yaitu pempek. Beragam jenis pempek seperti pempek adaan, pempek panggang, otak-otak, pempek lenggang, sudah terkenal dan banyak disukai. Bahkan para pendatang selalu membeli oleh-oleh beragam jenis pempek ini untuk dibawa ke kota asal sebagai buah tangan.  Namun, tak hanya beragam jenis pempek lho yang menjadi ciri khas kota Palembang. Masih banyak lagi, seperti kerupuk kemplang, burgo, laksan, celimpungan, ragit, model, tekwan. Kalau disebutkan satu persatu bisa panjang nih daftarnya! Beragam jenis kue pun melengkapi identitas wong Palembang, seperti kue lapan jam dan kue mak suba yang selalu disajikan saat jamuan perayaan Lebaran.

Hmmm...karena moment GIVEAWAY ini waktunya tak berjauhan dengan perayaan Lebaran, aku akan bagikan resep kue Lapan Jam yang legit dan manis, ciri khas kue Lebaran dari Palembang.


http://www.kuepalembang.wordpress.com

RESEP KUE LAPAN JAM

Bahan:

20 butir telor bebek
400 gram gula pasir
1 kaleng susu kental manis
3 sdm tepung terigu
50 gram margarin cair

 Cara Membuat:

Kocok telor bebek dan gula pasir hingga larut, lalu masukkan susu, tepung terigu dan 
sedikit vanili. Selanjutnya tuang margarin cair ke dalam adonan sambil aduk perlahan.
Setelah adonan tercampur rata, masukkan ke dalam loyang 
berukuran 20 x 20 cm lalu kukus selama delapan jam.


Nah...mudah sekali kan cara membuatnya? Mungkin ada yang bertanya, koq lama sekali mengukusnya selama delapan jam? Memang waktu yang diperlukan mengukus kue itu hingga delapan jam untuk mendapatkan tampilan kue yang merah kecoklatan. Kue ini bisa bertahan sampai 5 hari bila disimpan di dalam kulkas. 

Okey sahabat, inilah ceritaku tentang makanan khas dari Palembang. Mana ceritamu? Yuk...ikutan GIVEAWAY  Mbak Nita, siapa tahu jadi jawaranya.....




Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Launching Buku Pempek Palembang
yang diadakan oleh Mari Bercerita dengan Nita

COMMENTS

BLOGGER: 16
  1. Wah, 20 butir telur mbaaak???

    BalasHapus
  2. hai mak,kunjungan pertama nih!baca pempek.. tekwan jdi ngiler :D,btw kue lapan jam ini klo telor'y diganti telor ayam rasa'y beda ya mak?sy blm prnh bikin kue pake telor bebek,ngukus'y lama bgt ya ampe 8 jam :).salam hangat dari jakarta...

    BalasHapus
  3. @fenny ferawati: betul sekali Mbak, kue ini butuh 20 butir telor bebek, karena bahan bakunya ya cuma telor dan gula Mbak...

    BalasHapus
  4. @aira abdullah: makasih Mbak sydah mampir... Boleh saja diganti dengan tor ayam tapi jumlahnya ditambah jadi 30 butir dan separoh dibuang putihnya... Kalo pake telor bebek lebih legit dan gak amis.. Waktu mengukus memang 8 jam supaya kuenya betwarna coklat maron.. Agar kuenya awet dan tahan lama noleh dioven lagi sekitar 15 menit...

    BalasHapus
  5. kayaknya serba manis ya mbaa....bener-bener menguras kocek sampe prepare 20 butir telor bebek hehehe

    BalasHapus
  6. @christanty: memang kue2 khas palembang citarasanya didominasi rasa manis dan legit.. Iya sih agak nguras kantong..hehe..

    BalasHapus
  7. saya paling suka makanan khas Palembang tuh sama empek2 mbak....pokoknya dimana-mana yang saya cari selalu itu, suka banget...apalagi kalau empek2nya asli bikinan dari Palembang...wiihhhh berapapun bakalan habis deh hehehe

    BalasHapus
  8. @sri wahyuni: nah...mau pempek yg asli bikinan wong Palembang Mbak? Ayo..mampir ke Palembang ntar dibikinin..hehe..

    BalasHapus
  9. Jadi ngiler pengen bikin Mak, tapi sampai 8 jam kasihan jatah gas di dapur, haha. Semoga menang GA-nya, Mak. Tadi saya nyasar ke blog Emak Rita yang isinya cuma dua biji artikel, hihi. Sempat ninggalin komen di sana.

    BalasHapus
  10. @rohyati sofyan: makasih sudah berkunjung Mak...sampe nyasar pula, hehe.. Kalo orang Palembang masaknya di atas tungku pake kayu bakar..atau pake kompor minyak tanah saat mengukusnya Mak..

    BalasHapus
  11. Hahhh...20 telur bebek dan dikukus 8 jam makkk...lama bangetttt....wah-wah kue istimewa banget ini....pingin nyoba tp limi bingitz selak ngiler kemana-mana....hihi

    BalasHapus
  12. kalau di daerah saya kalsel ada namanya kue lam, Mbak. Telor bebek yang dipakai juga sekitar 20-25 butir. Tapi dipanggang dan berlapis-lapis :D

    BalasHapus
  13. @hairi yanti: ohh..di kalsel ada juga ya Mbak kue spt itu? Kalo yg dipanggang dan berlapis2 namanya kue Mak Suba...

    BalasHapus
  14. wah, kue ini belum tak coba saat ke Palembang , waktu itu nyoba tekwan, pempek dan pindang patin dan bawa oleh2 ya krupuk kemplangnya, apa itu kue juga bisa tahan lama sehingga bisa di bawa ke kota lain????

    BalasHapus
  15. @tira soekardi: Nah...kalau Mbak datang lg ke Palembang perlu dicoba nih kue satu ini.. Bisa koq dibawa sbg oleh2 dan bisa tahan sampe 5 hari... Seperti oleh2 kue khas Batam "Bika Bakar" ...

    BalasHapus

scroll untuk melihat konten
scroll untuk melihat konten
Nama

#BPN30DayChallenge2018,1,Aneka Info,8,Aneka Tips,13,Arisan Link,8,Asian Games 2018,1,AWARD,5,Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com,1,BPN30DayChallenge2018,1,Catatan Perjalanan Umroh,8,Content Placement,1,Event Blogger,1,FIKSI-CERPEN,1,FLASH FICTION,1,Hadiah GA,5,Hidup Sehat,1,Hobi TTS,1,iblogmarket,2,Infus Glutathione terbaik,1,Infus Vitamin C terbaik,1,Jalan-jalan,26,Jokes,15,Klinik Anti Aging terbaik,1,Klinik Ozon terbaik,1,Koleksi Buku,2,Koleksi Foto,3,Kompetisi Tulisan/Give Away,91,My Diary,55,My Story: Life and Love,2,Ragam Informasi,1,Ragam Kuliner,11,Review,7,Review Blog,9,Review on The Spot,1,Road To Hajj 2016,1,Setetes Embun,6,Solusi Sehat dengan Terapi Ozon,1,Standford Medical Center,1,Stanmed,1,Tali Asih,5,Tentang Ompick,6,Toped,27,Travelling,32,Tulisan di Media,3,Umroh 2010,16,Wisata,27,
ltr
item
SPIRIT OF MY LIFE: KUE LAPAN JAM SAJIAN LEBARAN WONG PALEMBANG
KUE LAPAN JAM SAJIAN LEBARAN WONG PALEMBANG
http://4.bp.blogspot.com/-esIKLsasfT8/U64n8yKffOI/AAAAAAAAAfQ/vc8kcIAgsXU/s1600/kue-8-jam.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-esIKLsasfT8/U64n8yKffOI/AAAAAAAAAfQ/vc8kcIAgsXU/s72-c/kue-8-jam.jpg
SPIRIT OF MY LIFE
https://www.rita-asmara.com/2014/06/kue-lapan-jam-sajian-lebaran-wong.html
https://www.rita-asmara.com/
https://www.rita-asmara.com/
https://www.rita-asmara.com/2014/06/kue-lapan-jam-sajian-lebaran-wong.html
true
8924896856438245291
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy